Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 10 September 2026

Markas Polisi di Asmat Papua Diserang, 1 Polisi Luka Bacok dan 2 Senpi Dirampas

- Senin, 11 Mei 2015 19:05 WIB
417 view
Markas Polisi di Asmat Papua Diserang, 1 Polisi Luka Bacok dan 2 Senpi Dirampas
Jayapura (SIB)- Kabupaten Asmat diserang. Akibatnya seorang petugas terluka dan dua senjata api dirampas. Penyerangan Polsek itu dilakukan oleh masyarakat dari kampung Waras dan kampung Yawas, kabupaten Asmat, Papua pada Jumat (8/5) sekitar pukul 23.00 WIT.

Penyerangan terhadap kantor Polsek itu dilakukan sekitar 50 orang dengan membawa berbagai jenis benda tajam. Akibatnya bangunan Polsek rusak, dua senpi jenis SS-1 serta 2 magazen dirampas, serta satu orang anggota atas nama Brigpol Soleman Winoto luka terkena sabetan benda tajam di bagian kepala dan kini dirawat di Puskesmas Fayit.

Kapolres Asmat AKBP Yan Pongtuluran membenarkan adanya penyerangan Polsek Fayit. "Ya benar sekitar 50-an warga menyerang Polsek Fayit menyebabkan kantor rusak, 2 senjata dan magazen hilang dan satu anggota terluka kena sabetan benda tajam," ujarnya saat dikonfirmasi, Sabtu (9/5).

Namun Kapolres belum mengetahui penyebab penyerangan warga tersebut. Dia menjelasakan tetang kronologi kejadian yang berlangsung sekitar pukul 23.00 WIT, sekitar 50 orang tiba-tiba warga datang menyerang Polsek Fayit. Petugas yang bertugas saat itu hanya 5 orang, namun karena tiba-tiba diserang membuat mereka tidak ada persiapan.

Mendapat informasi penyerangan itu, anggota dari Polres segera berangkat untuk memberikan bantuan, namun karena perjalanan dari Polres ke Polsek Fayit ditempuh dua jam, membuat para penyerang leluasa merusak Polsek.

"Kami sudah melakukan olah TKP dan indikasi para pelaku masih dalam penyelidikan dan kami juga belum tahu penyebab kejadian itu," jelas Yan.
Petugas yang mengalami luka langsung dilarikan ke Puskesmas untuk mendapat perawatan, sementara para pelaku perampasan senjata itu sedang dilakukan pemngejaran.

Sementara itu Kapolda Papua, Irjen Pol. Yotje Mende kapada wartawan di Jayapura mengemukakan, pasca penyerangan Polsek Fayit, kabupaten Asmat, Jumat (8/5) malam, situasi keamanan di daerah itu sudah kondusif.

"Anggota yang luka sudah dievakuasi dari Polsek Fayit ke rumah sakit di Agats untuk menjalani perawatan, sedangkan situasi keamanan sudah kondusif," terang Kapolda Papua Irjen Pol. Yotje Mende disela-sela kunjungan Presiden, Jokowi di Jayapura.

Menurut Kapolda Papua, penyerangan Polsek itu dipicu adanya pemukulan anggota terhadap warga masyarakat sebelumnya, perlakuan itu tidak diterima warga sehingga melakukan pembalasan dengan menyerang kantor Polsek. (detikcom/y)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru