Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 10 September 2026

Pegawai Balai Kota DKI Jakarta Bersih-bersih Tikus di Kantor Berbiaya Rp50 Juta

- Selasa, 19 Mei 2015 19:31 WIB
294 view
Pegawai Balai Kota DKI Jakarta Bersih-bersih Tikus di Kantor Berbiaya Rp50 Juta
Jakarta (SIB)- Pegawai Balai Kota DKI Jakarta melakukan aksi kerja bakti di kantornya. Tak hanya membuang sampah, mereka pun membasmi tikus-tikus yang bersarang selama ini.

"Kemarin disuruh sama Pak Djarot (Wagub DKI Jakarta), yang sampah-sampah dibuang, kertas lama dibuang, jadi tikusnya tidak bersarang," ujar salah satu pegawai Pemprov DKI, Dedi saat ditanyai di Lantai 6 Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Minggu (17/5).

Lantai 6 gedung itu merupakan Kantor bagian Penerimaan Surat dan Verbal. Tak heran jika banyak surat-surat lama yang dibuang dalam kardus-kardus.

Kerja bakti ini dilakukan sejak pukul 08.00 WIB setelah para pegawai berolah raga pagi. Mereka tampak mengenakan pakaian bebas dan masker.

Sekitar pukul 10.00 WIB petugas pembasmi hama tiba dan memasangi perangkap tikus. Cairan penyemprot hama pun mulai disemprotkan.

Pegawai pun tampak masih semangat memburu tikus-tikus yang merusak itu.

WAGUB DKI DJAROT IKUT

Wagub DKI Jakarta Djarot Saeful Hidayat mendatangi Balai Kota untuk mengecek aksi kerja bakti pegawainya. Misi utama dalam bersih-bersih kali ini adalah membasmi tikus-tikus yang dikhawatirkan merusak dokumen hingga instalasi listrik.

Djarot tiba di Lantai 6 Gedung Balai Kota DKI Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan,  pukul 12.00 WIB. Santai berkemeja hitam, dia langsung menyambangi Kabiro Umum Agustino Darmawan.

"Nah, enak kan kalau bersih begini. Enggak sumuk (panas)," kata Djarot santai.

Dia kemudian berkeliling ruangan kantor tersebut. Sesekali dia memperhatikan perangkap tikus yang sudah dipasang.

Sebelumnya Djarot juga meminta Kabiro Umum untuk memakai anggaran miliknya untuk bersih-bersih kantor. Sebesar Rp 50 juta dianggarkan untuk bersih-bersih kantor dari hama seperti tikus, rayap, dan kecoa.

"Kalau kemarin yang Rp 50 juta itu dari operasional Pak Wagub, tapi belum dilaksanakan, untuk pekerjaan pengendalian hama terpadu, gedung kompleks Balai Kota dan rumah dinas sebesar Rp 200 juta," tutur Kabiro Umum Agustino saat ditanya soal anggaran bersih-bersih itu.(dtc/c)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru