Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 10 September 2026

DPR Sangat Boros, Tetapi Kinerja Lemah

- Jumat, 22 Mei 2015 20:56 WIB
297 view
DPR Sangat Boros, Tetapi Kinerja Lemah
Jakarta (SIB)- Peneliti senior Formappi, Abdul Sahid mengungkapkan fakta bahwa DPR menggunakan anggaran untuk keperluannya sangat boros.

Namun, penggunaan anggaran tersebut tidak sebanding dengan kinerja DPR yang rendah dan integritas tidak terpercaya.

"Kita bayangkan setiap bulan negara harus membiayai DPR RI sekitar Rp 432,5 miliar atau dalam setahun (12 bulan) Rp 5.191 triliun," ujar Sahid dalam diskusi bertajuk "Evaluasi Kinerja DPR Masa Sidang III" di Kantor Formappi, Jl Matraman, Jakarta Timur, Kamis (21/5).

Sejak dilantik (1/10), katanya hingga berakhir Masa Sidang III (17 Mei 2015), DPR telah bekerja selama 7 bulan. Anggaran yang sudah digunakan selama 7 bulan oleh DPR sebanyak Rp. 3,027 triliun atau 58 persen dari total anggaran DPR.

"Jika dibandingkan dengan kinerja sejak Masa Sidang 1 sampai Masa Sidang III yang sangat rendah, DPR sangat tidak efisien atau boros," tandasnya.

Sementara Peneliti Senior Formappi lainnya Lucius Karus menilai kinerja DPR pada Masa Sidang III sangat rendah. Hal ini, katanya tampak dalam legislasi yang tidak menghasilkan UU Prioritas, anggaran yang tidak efisien, efektif dan transparan, pengawasan minim hasil dan kelembagaan kurang atau bahkan tidak difungsionalkan.

"Penyelenggaraan peran perwakilan rakyat terlihat dipisahkan dari pelaksanaan fungsi-fungsi legislasi, anggaran dan pengawasan DPR. Masing-masing fungsi terkesan kehilangan keterkaitan fungsionalnya satu dengan yang lain. Ini telah menimbulkan kesan yang salah seolah-olah jika anggota DPR tidak mempunyai program pembangunan di dapil, peran representasi tidak terwujud," pungkas Lucius. (SP/h)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru