Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 10 September 2026

Didukung Prajurit Jadi Capres 2019, Moeldoko: Sekarang Masih Dinas

- Minggu, 24 Mei 2015 23:08 WIB
409 view
Didukung Prajurit Jadi Capres 2019, Moeldoko: Sekarang Masih Dinas
Jakarta (SIB)- Panglima TNI Jenderal Moeldoko mengadakan pengarahan kepada seluruh prajurit TNI Kodam I Bukti Barisan bersama istri prajurit se-Sumut. Dalam kesempatan ini, Moeldoko mendapat dukungan untuk maju menjadi calon presiden di Pilpres 2019 nanti.

Dukungan tersebut datang dari salah satu prajurit setempat, Sertu Suriri, disampaikan dalam pengarahan kepada prajurit TNI dan istri yang digelar di hangar Lapangan Udara Soewondo, Medan, Jumat (22/5).

"Pak Moeldoko mengatakan TNI bukan dwifungsi lagi, tapi multifungsi," kata Suriri mengawali penyampaiannya.

Moeldoko memang pernah menyampaikan bahwa publik tak perlu khawatir munculnya dwifungsi ABRI kembali, karena TNI sekarang sudah menjadi multifungsi. Suriri menghubungkan ini dengan kemampuan Moeldoko untuk memimpin bangsa.

"Apa bapak tidak berkeinginan untuk maju di 2019 untuk memimpin negeri ini?" tanya dia.

Dia berharap, bila Moeldoko menjadi Presiden Indonesia kelak maka prajurit TNI bisa lebih sejahtera. "Kami segera mendukung supaya Pak Panglima bisa mensejahterakan seluruh prajurit beserta keluarganya," kata dia.

Sontak, sekitar seribuan orang yang hadir bertepuk tangan riuh. Namun Moeldoko menanggapi santai.

"Itu pertanyaan sembrono namanya," ucap Moeldoko disambut tawa seisi ruangan.

"Panglima TNI masih dinas sekarang. Jangan macam-macam," tandas Moeldoko selanjutnya, singkat saja. 

Berjilbab
Panglima TNI Jenderal Moeldoko memperbolehkan prajurit perempuan TNI alias Wanita TNI (Wan TNI) mengenakan jilbab dalam bertugas. Moeldoko tak menganggap pemakaian jilbab bagi Wan TNI sebagai persoalan.

Pertama, ada salah seorang Wan TNI bernama Kapten Kes Dastria bertanya kepada Moeldoko soal penggunaan jilbab. "Adakah kemungkinan wanita TNI menggunakan jilbab seperti yang digunakan Polwan," tanya dia kepada Moeldoko.

Seribuan orang yang memenuhi ruangan sontak bertepuk tangan. Lantas Moeldoko menjawab pertanyaan itu.

"Pakai saja, kita nggak melarang kok. Wanita TNI mau pakai jilbab, pakai saja. Kalau pakaian dinas memakai jilbab, memang kita pernah melarang Nggak usah ribut. Itu urusan masing-masing," jawab Moeldoko tegas. (detikcom/d)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru