Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 10 September 2026

Wapres JK: Pembekuan PSSI Dicabut

- Selasa, 26 Mei 2015 19:17 WIB
288 view
Wapres JK: Pembekuan PSSI Dicabut
Jakarta (SIB) - Kemenpora memutuskan mencabut sanksi administrasi pembekuan terhadap PSSI.

Keputusan itu disampaikan Wakil Presiden Jusuf Kalla usai rapat dengan Menpora Imam Nahrawi, Wakil Ketua Umum PSSI Hinca Panjaitan, mantan Ketum PSSI Agum Gumelar, dan Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Rita Subowo di Istana Wakil Presiden, Jakarta Pusat.

"Kita bahas masalah persepakbolaan nasional, tentu juga di sini dalam pengorganisasian PSSI," ujar JK kepada sejumlah media di Jakarta, Senin (25/5).

Dijelaskan, dalam pertemuan tersebut semua pihak, baik Kemenpora maupun PSSI sepakat, kembali mengaktifkan induk organisasi Sepak Bola Indonesia dan menjalankan kompetisi.

"Sekarang dalam proses beliau (Menpora) melaporkan ke Presiden, tentu setelah proses itu, lapor dulu, baru (dicabut). Proses saya sudah," tandasnya.
Menurut JK, sanksi itu akan direvisi dan PSSI kembali normal.

YANG PENTING PRESTASI
Menpora Imam Nahrawi mengatakan pihaknya akan melakukan berbagai langkah dan kajian yang muaranya pada prestasi sepak bola Indonesia.

"Yang paling penting adalah bagaimana semua ini bermuara pada prestasi. Kita harus melihat di mana prestasi sepak bola Indonesia. mestinya semakin hari semakin baik, bukannya semakin mundur," kata Imam Nahrawi usai bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Kantor Presiden Jakarta, Senin.

Nahrawi menilai persepakbolaan Indonesia jika dilihat ke belakang belum ada sesuatu sesuatu yang mencerahkan dan prestasi yang membanggakan.

Terkait dengan opsi yang disampaikan oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menpora mengatakan hal tersebut akan menjadi kajian dan harus dipertimbangkan kembali kemungkinan-kemungkinan SK Menpora terkait pembekuan PSSI direvisi serta  memberikan kewenangan Tim Transisi untuk mengawasi secara profesional.

"Ini terus didorong terus agar kita tidak dipermalukan. Kita sebagai bangsa besar tidak dipermalukan lagi oleh negara-negara yang mestinya di bawah kita. Harus ada pembenahan total," tegas Menpora.

Nahrawi mengungkapkan permintaan Presiden Jokowi agar dilakukan pembenahan sepak bola dan jangan takut lagi untuk masa depan sepak bola Indonesia. 

"Harapan beliau (Presiden) ada pembenahan sepak bola kita. Jangan ada kekhawatiran tertentu, lalu kita lama memutuskan ini," katanya.

Terkait dengan ancaman sanksi dari FIFA, Nahrawi menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu berandai-andai, tapi lebih fokus pembenahan sepak bola untuk bisa berprestasi. (PK/Ant/detiksport/y/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru