Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 10 September 2026
Terkait Tragedi Kemanusiaan Rohingnya,

Ketua MPR Pertanyakan "Diamnya" Penggiat HAM

- Rabu, 27 Mei 2015 15:06 WIB
208 view
Ketua MPR Pertanyakan
Jakarta (SIB) - Ketua MPR RI Zulkifli Hasan mempertanyakan sikap para aktivis atau penggiat Hak Azasi Manusia yang "sunyi" melihat tragedi kemanusiaan 1700 pengungsi Rohingnya dari Myanmar dan Bangladesh yang masuk ke Indonesia melalui pesisir wilayah Sumatera dengan menggunakan kapal-kapal kayu.

"Saya minta penggiat HAM, itu ada masalah HAM luar biasa, segera bicara. Jangan diam  melihat pengungsi Rohingya yang sudah mencapai 1.700 orang!, " kata Zulkifli Hasan di depan peserta  "Lokakarya Nasional Pengelolaan Wakaf dan Aset Masjid" di Indonesia, di Aula Masjid Istiqlal Jakarta, Senin (25/5) malam.

Zulkifli mengaku sangat prihatin atas tragedi kemanusiaan yang disikapi para penggiat aktivis HAM di Indonesia dengan tenang-tenang saja. Ribuan pengungsi Rohingnya itu harus secepatnya diselamatkan dari tengah laut.

"Ini tantangan bagi penggiat HAM. Biasanya bersuara lantang dan keras kalau untuk satu orang. Bahkan penggiat HAM punya stamina bertahun-tahun untuk berteriak. Kesannya paham betul tentang HAM, kenapa giliran ada ribuan manusia yang lari dari tanah kelahirannya untuk menyelamatkan nyawanya, penggiat HAM kompak diam," ujarnya sembari menyebutkan bahwa etnis Rohingya itu juga manusia. Sama dengan pihak yang selama ini dibela habis-habisan oleh penggiat HAM Indonesia.

Ketua Umum PAN ini  menegaskan pihaknya akan segera memanggil Kedubes Myanmar untuk menuntaskan masalah kemanusiaan tersebut.

"Bila perlu Presiden Joko Widodo segera memanggil Kedubes dan Presiden Myanmar," katanya. (G01/h)



SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru