Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 10 September 2026

Warga Pendatang Ditembaki di Papua, Kapolri Duga Balas Dendam

- Jumat, 29 Mei 2015 15:25 WIB
296 view
Warga Pendatang Ditembaki di Papua, Kapolri Duga Balas Dendam
Jakarta (SIB)- Kapolri Jenderal Badrodin Haiti menyatakan jika penembakan yang terjadi di Mulia, Puncak Jaya, Papua yang menyebabkan satu orang tewas dan lima orang  terluka tembak pada Selasa (26/5) malam bisa jadi bermotif balas dendam.

"Situasi di Papua terganggu dengan penembakan oleh kelompok sipil bersenjata itu (Organisasi Papua Merdeka, OPM). Waktu itu pimpinan mereka memang berhasil kita tembak dan apa ini bentuk balas dendam mereka. Karena mereka juga menantang perang terbuka TNI-Polri," kata Kapolri Jenderal Badrodin Haiti Kamis (28/5).

Pimpinan OPM yang ditembak polis itu adalah Leo Yogi. Dia adalah Panglima OPM Wilayah Paniai. Dia tewas setelah sempat dirawat di UGD RSUD Nabire pada 30 April setelah menderita luka tembak karena disergap Polda Papua.

Buntut dari tewasnya Leo itulah yang diyakini punya implikasi dengan munculnya ancaman dari dua pimpinan OPM, Puron Wenda dan Enden Wanimbo, pada 22 Mei lalu.

Keduanya menantang TNI/Polri dan menginginkan revolusi total dari daerah Sorong hingga Merauke. Mereka juga mengancam tiap pendatang di tanah Papua untuk dihabisi.

Seperti diberitakan penembakan oleh orang tak dikenal ini terjadi pada Selasa malam  pukul 23.00 WIT di Kampung Usir, Distrik Mulia, Puncak Jaya.

Pelaku menembak ke dalam rumah warga sipil bernama Jufri Tandi Payung yang kebetulan merupakan pendatang.

Saat itu korban sedang duduk di ruang tamu sambil bermain kartu dan tiba-tiba muncul  tembakan ke dalam rumah dari jendela arah sebelah kiri atau bagian timur rumah korban.

Akibat kejadian tersebut, Pengga Enumbi, 31 tahun, yang menonton permainan kartu ini, tertembak di bagian kepala hingga tewas.

Lalu lima orang lainnya menderita luka tembak, yakni Suryanto Tandi Payung, 26 tahun, terluka tembak di bagian pantat sebelah kiri dan Alfret Tandi Payung (28), terluka tembak di lengan tangan kanan.

Lalu Yulianus Tandidatu (32), terluka tembak di tangan kiri bawah dan lengan kiri atas, Yogi Rerang (21), terluka tembak pada lengan kiri atas, dan Marten Tandi Payung (39), terluka tembak di lengan kanan atas. (SP/h)


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru