Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 10 September 2026

Jokowi Pertimbangkan Beri Grasi 36 Tapol Papua

- Jumat, 05 Juni 2015 15:23 WIB
313 view
Jokowi Pertimbangkan Beri Grasi 36 Tapol Papua
Jakarta (SIB)- Beberapa waktu lalu Presiden Joko Widodo membebaskan 5 tahanan politik (tapol) dari Lapas Klas IIA Abepura, Jayapura. Rencananya, Presiden Jokowi akan kembali membebaskan tapol lainnya.

"Orang bilangnya di sana 100 nama, tapi kalau saya yang pegang ada 36 nama. Nama-nama sudah saya pegang, saya kan keliling di tahanan. Kita hanya rekomendasi saja. Kalau presiden lepaskan kapan, itu silakan," ujar Staf Khusus Presiden Lenis Kogoya di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta, Kamis (4/6).

Lenis mengatakan dirinya menjadi pemohon pemberian grasi terhadap 5 tapol yang sebelumnya dibebaskan. Setelah keluar, mereka akan diberikan bantuan oleh pemerintah.

"Presiden sangat setuju sekali, ada yang mau jadi PNS akan diangkat, kalau mau pengusaha kita kasih modal. Mau bangun rumah, kita bangun rumah. Kalau mau sekolah kita sekolahkan, semua setuju," tuturnya.

Menurut Lenis, dalam wkatu dekat akan ada pertemuan dengan menteri-menteri terkait untuk membahas lebih jauh soal permohonan pemberian grasi kepada para tapol. "Ke depan akan dilepas kembali atau tidak nanti akan kita lihat," jelasnya.

Pendekatan di Papua, lanjut Lenis, harus berbeda dari yang sebelumnya. Lenis mengaku sudah memberikan masukan kepada Presiden Jokowi terkait hal itu.

"Saya sudah kasih tahu Pak Jokowi, pasti bisa. Karena begini, di Papua selama ada beberapa orang, kita merasa disisihkan di Papua, tetap miskin. Hal inilah yang membuat Papua marah. Kalau Pak Jokowi serahkan dengan baik, kami orang Papua yang tak pernah masuk Istana, kami masuk. Ini kan kita bangun Indonesia sama-sama. Dia tak mungkin mengamuk karena keluhannya sudah kita kasih, sumber alamnya dibagi. Pasti aman, "ungkapnya. (Dtc/w)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru