Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 27 April 2026
Terkait Ditembaknya Caleg PNA

Presiden Diminta Tangani Kasus Kekerasan di Aceh

- Rabu, 05 Maret 2014 12:15 WIB
637 view
 Presiden Diminta Tangani Kasus Kekerasan di Aceh
Banda Aceh (SIB)- Ketua Umum Partai Nasional Aceh (PNA), Irwansyah, menduga penembakan terhadap caleg PNA Dapil II Aceh Selatan Faisal sudah direncanakan dan sistematis. Pasalnya sebelum diberondong peluru, korban sempat didatangi oleh orang tidak dikenal dan sesaat sebelum kejadian korban menerima telepon gelap yang meminta dirinya untuk segera kembali ke Sawang.

"Kami sangat berduka atas meninggalnya Faisal. Ia diberondong dengan 46 tembakan menggunakan senjata api jenis M16 kaliber 5.56 mm," kata Irwansyah di Banda Aceh, Selasa (4/3/2014).

Faisal, kata Irwansyah, merupakan caleg PNA yang dikenal pendiam dan sangat sopan sehingga dipastikan tidak memiliki musuh dan Faisal juga bukan mantan kombatan. Ia caleg yang berasal dari wiraswasta. Selain itu, Faisal juga dikenal sangat dekat dengan masyarakat dan mempunyai basis dan dukungan yang kuat di Kecamatan Sawang.

"Penghilangan nyawa almarhum tentu dimaksudkan untuk meneror caleg dan kader PNA karena kelompok yang memusuhi PNA merasa tidak nyaman dan terancam dengan dukungan masyarakat kepada PNA yang semakin kuat dan masif di kawasan pantai barat selatan," ungkapnya.

Selain itu, ia meminta kepada semua pengurus dan kader PNA untuk membantu polisi dalam mengusut kasus-kasus kekerasan di Aceh. "Kepada seluruh pengurus dan kader PNA kami ingatkan untuk tetap mengedepankan hukum dalam segala tindakan, namun jangan lengah dalam membela diri dan masyarakat," imbau Irwansyah.

Menurutnya, penembakan Faisal dan pembunuhan lainnya yang menimpa kader dan caleg PNA merupakan kejahatan luar biasa dan tidak bisa diselesaikan dengan prosedur normal biasa. Pihaknya juga meminta Presiden Republik Indonesia, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) dan Kapolri untuk turun tangan menangani kasus kekerasan di Aceh.

"Ini adalah teror yang merongrong negara dan kenyamanan masyarakat," ungkapnya.

Faisal tewas diberondong peluru oleh orang tak dikenal, Minggu (2/3) malam sekitar pukul 21.00 WIB. Peristiwa itu terjadi saat korban melintas dengan kendaraannya di kawasan Gunung Genting Mancang, Desa Ladang Puha kecamatan Moukek, Aceh Selatan. Hingga saat ini, pelaku penembakan belum diketahui. (detikcom/d)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru
Gempa Magnitudo 6,2 Guncang Jepang

Gempa Magnitudo 6,2 Guncang Jepang

Tokyo(harianSIB.com)Gempa bumi kuat mengguncang pulau Hokkaido di Jepang utara, Senin (27/4/2026) pagi. Ini menjadi gempa terbaru dalam sera