Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 12 September 2026

Kemristekdikti: Banyak Permintaan Masyarakat Usut Ijazah Palsu

- Sabtu, 05 September 2015 12:24 WIB
349 view
Kemristekdikti: Banyak Permintaan Masyarakat Usut Ijazah Palsu
Jakarta (SIB)- Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Muhammad Nasir, mengatakan banyak permintaan masyarakat untuk mengusut keberadaan ijazah palsu.

"Saat ini ada sekitar 642 permintaan masyarakat untuk mengusut ijazah palsu. Kami sedang proses semuanya," ujar Menristekdikti dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (4/9).

Sebagian besar pengusutan dilakukan untuk ijazah yang dikeluarkan oleh perguruan tinggi swasta.

"Validasi dilakukan selama 14 hari, ini sedang berjalan," tambah dia.

Sementara itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) juga meminta agar Kemristekdikti melakukan validasi ijazah sebanyak 13 calon kepala daerah.

"Sebanyak 12 ijazahnya sah, sementara satu ijazah masih dilakukan pengecekan karena merupakan lulusan luar negeri dan belum disetarakan. Jika dilihat kurikulumnya perguruan tinggi luar negeri yang mengeluarkan ijazah tersebut benar, maka baru akan dimasukkan tetapi kalau tidak maka akan perguruan tinggi tersebut dilaporkan karena tidak sesuai dengan prosedur akademik," papar dia.

Ke depan, pemerintah akan mengeluarkan peraturan mengenai ijazah di antaranya ijazah harus berhologram.

"Nanti ijazah yang dikeluarkan, dicetak. Jadi tidak ada lagi yang namanya ijazah kosong, tetapi dicetak dari perusahaan yang telah memenuhi kualifikasi kerahasiaan dokumen negara, karena ijazah dari PTS termasuk bagian dokumen negara bukan hanya dokumen dari swasta itu sendiri," tukas dia. (Ant/h)


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru