Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 12 September 2026
Terima Audiensi DPP - KBSRO

Yasonna Laoly Dinobatkan Jadi Penasehat Keluarga Besar Si Raja Oloan

* Akan Hadiri Syukuran 26 September di Medan
- Selasa, 08 September 2015 13:27 WIB
1.157 view
Yasonna Laoly Dinobatkan Jadi Penasehat Keluarga Besar Si Raja Oloan
SIB/Dok
Menhukham DR Yasonna Laoly (2-kanan) saat menerima audiensi Keluarga Besar Si Raja Oloan yang dipimpin Brigjen TNI Purn Tarida Sinambela, Sanggam SH Bakkara, Nikholas Naibaho dan Elfin Romulo Naibaho.
Jakarta (SIB) - Menteri Hukum dan HAM DR. Yasonna Hamonangan Laoly SH MHum dalam kapasitasnya selaku ‘bere’ Si Raja Oloan menyatakan bersedia menjadi salah seorang penasehat Dewan Pimpinan Pusat Keluarga Besar Si Raja Oloan (DPP-KBSRO). Kesediaan ini merupakan wujud dukungan nyata menyatukan, menumbuhkan dan mempererat rasa persaudaraan dalam ikatan budaya dan adat istiadat antar marga Naibaho, Sihotang, Sinambela, Sihite dan Bakkara  yang tergabung dalam Si Raja Oloan.

Hubungan  Yasonna H Laoly dengan Si Raja Oloan dikarenakan ibunda yang melahirkannya adalah boru Sihite.

“Sepanjang tidak menyalahi dan bertentangan dengan adat dalam posisi saya sebagai bere Si Raja Oloan, saya bersedia menjadi penasihat,” ujar Yasonna H Laoly saat menerima audiensi Pengurus Keluarga Besar Si Raja Oloan  yang dipimpin Brigjen Purn. Tarida Sinambela dan Sanggam SH Bakkara di Jakarta, Senin (7/9).

Namun sebelumnya Yasonna mengingatkan agar dalam penunjukannya  sebagai penasihat tidak menyalahi terhadap adat istiadat yang ada.

Dalam pertemuan yang juga diikuti Nicolas Naibaho, Elfin Romulo Naibaho, Hermanto Manullang, Herbinto Manullang, Lintong Bakara dan Salmon Sihite itu, Sanggam Bakkara selaku Ketua KBSRO Wilayah Sumut juga sekaligus mengundang Yasonna H. Laoly untuk hadir dalam syukuran dan pelantikan Pengurus Keluarga Besar Si Raja Oloan Wilayah Sumatera Utara periode 2015-2019 yang akan digelar 26 September 2015 di Pardede Hall Hotel Medan.
 
Sanggam juga menjelaskan bahwa penunjukannya sebagai penasihat tidak bertentangan dengan adat istiadat yang ada. Sanggam pun meyakinkan  Laoly dengan mengutip pepatah Batak yang mengatakan,      “Dompak marmeme anak, Dompak do nang marmeme boru,”. Pepatah ini menggambarkan kesamaan antara anak dan boru dalam budaya Batak.

Kepada Yasonna juga disampaikan bahwa acara tersebut akan dihadiri oleh Ephorus HKBP WTP. Simarmata, Uskup Agung Sibolga Pastor Manullang, Plt. Gubsu Tengku Erry, ketua Pujakesuma, Ketua Perhimpunan Masyarakat Minang Sumut, Ketua Perhimpunan Warga Melayu dan Ketua Perhimpunan Warga Tionghoa di Sumut.

Selain itu, perwakilan tokoh-tokoh marga Si Raja Oloan di berbagai provinsi di Indonesia hingga kini sudah menyatakan kesediaannya hadir dalam acara yang akan diikuti tidak kurang dari 7000 orang keturunan si Raja Oloan.

“Setidaknya sudah 50 tokoh Si Raja Oloan dari berbagai daerah menyatakan kesediaannya hadir. Panitia syukuran dan pelantikan juga telah mengundang tokoh lintas etnis dan agama di Sumatera Utara,” ujar Sanggam.

Bak gayung bersambut, Yasonna ini langsung merespons dan menyatakan bersedia hadir.

“Jika tidak ada acara dengan Presiden RI, saya pasti hadir bersama isteri,” ujar Yasonna. (BR7/f)


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru