Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 24 Juni 2026
Penandatanganan Nota Kerjasama Dilakukan di Den Haag

Pelindo III-Van Oord BV Belanda Kerjasama Garap Pelabuhan di Indonesia

- Senin, 20 Januari 2014 14:17 WIB
408 view
Pelindo III-Van Oord BV Belanda Kerjasama Garap Pelabuhan di Indonesia
SIB/int
Ilustrasi
Den Haag (SIB)- PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III melalui anak perusahaannya, PT Pelindo Marine Service (PMS), menjalin kerjasama dengan Van Oord Dredging and Marine Contractor B.V. yang berpusat di Rotterdam, Belanda, membentuk PT Alur Pelayaran Barat Surabaya (APBS).

Penandatanganan nota kesepahaman kerjasama berlangsung di Aula KBRI Den Haag, disaksikan oleh Dubes RI untuk Kerajaan Belanda Retno LP Marsudi dan Sekjen Kementerian Infrastruktur dan Lingkungan Hidup Belanda Siebe Riedstra, Jumat (17/1).

Keterangan pers KBRI Den Haag menyebutkan, kesepakatan kerjasama itu dituangkan dalam nota kesepahaman dalam 3 bagian yaitu: side letter yang ditandatangani oleh Dirut PT Pelindo III Djarwo Surjanto, Dirut PT PMS Chairoel Anwar, dan Anggota Dewan Eksekutif Van Oord DMC BV Neils de Bruijn.

Kemudian joint venture agreement dan shareholders agreement yang keduanya ditandatangani oleh Dirut PT PMS dan Anggota Dewan Eksekutif Van Oord DMC BV.

Sesuai perjanjian kerjasama tersebut, anak perusahaan PT Pelindo III dan Van Oord tersebut nantinya akan bergerak di bidang pengembangan dan pengelolaan alur pelayaran, khususnya di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

"PT APBS akan memegang peran penting dalam menunjang Pelabuhan Tanjung Perak sebagai pintu gerbang ekonomi Provinsi Jawa Timur dan wilayah Indonesia Timur guna mendukung peningkatan pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur hingga 7-8% di tahun 2014," ujar Dirut Pelindo III Djarwo Surjanto dalam sambutannya.

Sedangkan CEO Van Oord DMC BV Pieter van Oord menyampaikan bahwa perusahaannya telah memiliki sejarah kerjasama yang panjang dengan dengan Pelabuhan Tanjung Perak, di mana Van Oord turut berpartisipasi dalam pembangunan Pelabuhan Tanjung Perak pada tahun 1911-1925.

“Kami berharap untuk terus mengembangkan dan mengkonsolidasikan bisnis di Indonesia setelah pendirian PT Van Oord DMC BV Indonesia pada 2013 lalu," demikian Pieter van Oord.

Dubes Retno Marsudi dalam sambutannya menyambut baik penandatangan kerjasama PT Pelindo III, PT PMS dan Van Oord DMC BV sebagai salah satu langkah penting kerjasama konkret Indonesia-Belanda di bidang infrastruktur.

Dubes menyampaikan bahwa hubungan Indonesia-Belanda sangat baik saat ini. Kunjungan PM Belanda ke Indonesia serta diluncurkannya Joint Declaration on a Comprehensive Partnership telah membawa lembaran baru hubungan bilateral Indonesia-Belanda.

"Tugas pemerintah Indonesia-Belanda adalah membuka jalan bagi kerjasama antara pihak swasta yang lebih baik. Kerjasama semacam ini akan sangat memberikan kontribusi untuk menjadikan hubungan kedua negara spesial dalam konteks kekinian (Relationship 2.0)," imbuh Dubes.

Melalui penandatanganan kerjasama tersebut, PT APBS akan menjadi joint venture dengan kepemilikan saham 60 persen untuk PT Pelindo III melalui PT Pelindo Marine Service, sedangkan 40 persen adalah milik Van Oord DMC BV melalui PT Van Oord Indonesia.

PT APBS direncanakan akan mulai beroperasi pada tahun 2014 dan melengkapi 2 proyek besar PT Pelindo III lainnya di Jawa Timur, yaitu pembangunan Terminal peti kemas Teluk Lamong dan Java Integrated Industrial and Port Estate berlokasi di Manyar.

Pembangunan ini sebagai bagian dari pengembangan konektivitas nasional sebagaimana dicanangkan pemerintah RI dalam MP3EI, khususnya Koridor Ekonomi Jawa, dan Sistem Logistik Nasional.

Pada kesempatan kunjungan kerja ini, Dirut PT Pelindo III dan Direktur Pelabuhan dan Pengerukan Kemhub juga melakukan pertemuan terpisah dengan Senior Project Manager dari Port of Rotterdam, Willem Dedden.

Kedua pihak membahas kemungkinan kerjasama dalam hal pengelolaan Pelabuhan Kuala Tanjung. Pertemuan lanjutan mengenai hal ini direncanakan akan dilakukan di Jakarta pada bulan Februari 2014 akan datang.

Acara penandatanganan kerjasama PT Pelindo dan Van Oord juga dihadiri oleh sejumlah tamu undangan dari Indonesia dan Belanda, termasuk Dirjen Hubungan Ekonomi Luar Negeri Kemlu Belanda Simon Smits.

Juga terlihat hadir Direktur Pelabuhan dan Pengerukan Kementerian Perhubungan Adolf F. Tambunan, Direktur Utama PT Terminal Peti Kemas Surabaya Rahmat Satria dan CEO Van Oord DMC BV Pieter van Oord, dan sejumlah undangan lainnya. (dtf/c)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru