Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 26 Mei 2026

IHSG dan Rupiah Kompak Melemah, Pasar Tunggu Rilis Data PDB Nasional

Nelly Hutabarat - Selasa, 04 November 2025 22:16 WIB
717 view
IHSG dan Rupiah Kompak Melemah, Pasar Tunggu Rilis Data PDB Nasional
Foto: ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA Baca artikel detikfinance, "IHSG Menguat ke Level 7.890 Pagi Ini" selengkapnya https://finance.detik.com/bursa-dan-valas/d-8069731/ihsg-menguat-ke-level-7
Ilustrasi IHSG

Medan(harianSIB.com)

Kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Selasa (4/11/2025), ditutup melemah 0,4 persen ke level 8.241,91. Sepanjang perdagangan, IHSG sempat menyentuh titik terendah di posisi 8.225.

Meski sempat berada di zona hijau pada sesi pertama, IHSG secara mengejutkan mengalami tekanan besar di sesi perdagangan kedua.

Sejumlah saham unggulan ikut terseret pelemahan, di antaranya BBRI, ANTM, BMRI, BRMS, BUMI, hingga ASII.

Hal tersebut disampaikan Ekonom Gunawan Benyamin, dalam keterangan tertulisnya, Selasa malam (4/11/2025).

Baca Juga:
Sementara itu, nilai tukar Rupiah juga ditutup melemah ke level Rp16.695 per dolar AS. Rupiah bahkan sempat terdepresiasi hingga Rp16.720 per dolar AS sebelum akhirnya berbalik arah dan ditutup di level terkuatnya. Minimnya sentimen positif di pasar, ditambah membaiknya sejumlah indikator keuangan Amerika Serikat, menjadi faktor yang menekan Rupiah terhadap dolar AS.

Pada perdagangan Rabu (5/11/2025), pelaku pasar akan menantikan rilis data penting dari dalam negeri yang berpotensi memengaruhi kinerja pasar keuangan. Salah satu yang dinantikan adalah data Produk Domestik Bruto (PDB) kuartal ketiga tahun ini.

Proyeksi sementara menunjukkan pertumbuhan ekonomi nasional akan membaik dibandingkan kuartal sebelumnya. Jika realisasi data BPS mampu melampaui ekspektasi atau setidaknya lebih tinggi dari capaian kuartal kedua, hal itu bisa menjadi kabar positif bagi pergerakan IHSG dan Rupiah.

Hingga saat ini, pelaku pasar masih memilih bersikap wait and see menjelang rilis resmi data pertumbuhan ekonomi nasional.

Di sisi lain, harga emas dunia juga tercatat melemah ke kisaran 3.990 dolar AS per ons troy, atau sekitar Rp2,14 juta per gram. Emas masih berupaya menembus level psikologis 4.000 dolar AS dalam jangka pendek dan diperkirakan akan menemukan arah baru setelah rilis data ketenagakerjaan Amerika Serikat mendatang. (*)

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Pembangunan Lods Pasar Berbiaya Belasan Miliar Rupiah di Agara Terkesan Dipaksakan
Bupati Asahan Diduga Terima Ratusan Juta Rupiah Dana Insentif Pemungutan Pajak Daerah Sektor PPJ
Seorang Pemuda Kantongi Jutaan Rupiah dari Bisnis Sandal Jepit Ukir
Sri Mulyani Waspada Rupiah Rp15 Ribu per Dolar AS di APBN 2019
Menteri Rini: Rupiah Melemah Justru Menarik Investor Asing ke RI
Sri Mulyani Berharap Bank Tahan Walau Rupiah Sudah Rp15 Ribu
komentar
beritaTerbaru