Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 27 Juni 2026

Dampak Bencana, Inflasi Gunungsitoli Capai 10,84 %

Nelly Hutabarat - Senin, 05 Januari 2026 18:56 WIB
641 view
Dampak Bencana, Inflasi Gunungsitoli Capai 10,84 %
Foto: Dok/BPS
Kepala BPS Sumut Asim Saputra

Medan(harianSIB.com)

Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara mencatat inflasi tahunan atau year-on-year (y-on-y) tertinggi pada Desember 2025 terjadi di Kota Gunungsitoli, yakni sebesar 10,84 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) 119,24. Sementara itu, inflasi terendah tercatat di Kabupaten Karo sebesar 3,15 persen dengan IHK 111,20.

Kepala BPS Sumut, Asim Saputra, mengungkapkan tingginya inflasi di Gunungsitoli dipengaruhi oleh dampak bencana alam yang menghambat distribusi barang, khususnya dari wilayah Sibolga, Tapanuli Tengah dan Tapanuli Selatan. Kondisi tersebut turut berdampak pada Kepulauan Nias meski wilayah tersebut tidak terdampak bencana secara langsung.

"Hambatan distribusi menyebabkan pasokan barang terganggu sehingga mendorong kenaikan harga di sejumlah daerah," ujar Asim, Senin (5/1/2026).

Secara keseluruhan, inflasi di Provinsi Sumatera Utara pada Desember 2025 tercatat sebesar 1,66 persen secara month-to-month (m-to-m) dan 4,66 persen secara year-on-year dengan IHK 112,25.

Asim menjelaskan, inflasi tahunan terutama didorong oleh kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya yang mengalami kenaikan sebesar 14,83 persen, serta kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 8,44 persen.

Sementara itu, dua kelompok pengeluaran tercatat mengalami deflasi, yakni kelompok perlengkapan dan pemeliharaan rumah tangga serta kelompok informasi, komunikasi dan jasa keuangan. (*)

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru