Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 31 Maret 2026

Surplus 21 Ribu Ton, Harga Cabai Merah di Sumut Anjlok hingga Rp7.000 per Kg

Nelly Hutabarat - Selasa, 31 Maret 2026 19:45 WIB
129 view
Surplus 21 Ribu Ton, Harga Cabai Merah di Sumut Anjlok hingga Rp7.000 per Kg
Ilustrasi cabe merah

Medan(harianSIB.com)

Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumatera Utara mencatat produksi cabai merah hingga Maret 2026 mencapai 50.521 ton. Jumlah tersebut jauh melampaui kebutuhan yang hanya sebesar 29.222 ton, sehingga terjadi surplus sekitar 21.299 ton yang turut memengaruhi harga di pasaran.

Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Sumut, Yusfahri Peranginangin, Selasa (31/3/2026), menyebutkan, sentra produksi cabai merah tersebar di sejumlah daerah, antara lain Kabupaten Karo, Simalungun, Dairi, Tapanuli Utara, Humbang Hasundutan, Toba, Samosir dan Batubara.

Meski produksi melimpah, Yusfahri menjelaskan, harga di tingkat petani sebenarnya masih memberikan keuntungan jika berada di kisaran Rp20.000 per kilogram.

Sementara itu, Pengamat Ekonomi dan Keuangan, Gunawan Benyamin menilai, harga cabai merah di pasaran justru mengalami penurunan cukup tajam. Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS), harga cabai merah di Kota Medan sempat menyentuh Rp19.800 per kilogram dan kini bertahan di kisaran Rp21.000 per kilogram.

Baca Juga:
Di lapangan, lanjutnya, harga bahkan ditemukan lebih rendah, sekitar Rp15.000 per kilogram. Sementara di tingkat petani di Deli Serdang, harga sempat jatuh hingga Rp7.000–Rp10.000 per kilogram.

Menurut Gunawan, penurunan harga ini dipicu oleh beberapa faktor. Salah satunya adalah bencana banjir pada November 2025 yang memaksa petani melakukan tanam ulang, sehingga masa panen bergeser. Panen yang seharusnya terjadi menjelang Ramadan justru mundur ke Maret dan menyebabkan penumpukan pasokan di pasar.

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Sudung Situmorang Monitoring Penanganan Kasus Korupsi di Sumut
REI Sumut Siap Bangun 1.067 Rumah Polri
Antisipasi Risiko Gagal Panen, Petani Sergai Diimbau Manfaatkan Asuransi Tanaman Padi
DPRDSU: Kemandirian APBD Sumut Membaik
Polda Sumut Panggil Pria Berinisial FD Terkait Dugaan Suap Bupati Remigo Berutu
Swasembada Pangan Ala Orba Diungkap, Petani Tidak Sejahtera dan Tidak Bebas Tanam Padi
komentar
beritaTerbaru