Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 31 Mei 2026

Inflasi Berpotensi Naik, Dampak Pelemahan Rupiah Mulai Mengintai Harga Pangan

Nelly Hutabarat - Minggu, 31 Mei 2026 15:39 WIB
105 view
Inflasi Berpotensi Naik, Dampak Pelemahan Rupiah Mulai Mengintai Harga Pangan
Gunawan Benyamin

Medan (harianSIB.com)

Laju inflasi nasional pada Mei 2026 diperkirakan meningkat hingga 2,92 persen secara tahunan (year on year), mendekati batas atas target inflasi Bank Indonesia sebesar 3,5 persen. Pengamat ekonomi Gunawan Benyamin, Minggu (31/5/2026), mengatakan kondisi tersebut berpotensi membuat pengendalian inflasi tahun ini lebih menantang.

Menurutnya, dampak pelemahan rupiah mulai dirasakan pada sektor pertanian dan diperkirakan akan mendorong kenaikan harga pokok produksi mulai Juni, seiring meningkatnya biaya pupuk, pestisida, plastik mulsa, upah buruh tani, dan biaya logistik.

Selain tekanan dari nilai tukar, Indonesia juga menghadapi ancaman fenomena El Nino yang berpotensi menurunkan produktivitas pertanian bahkan memicu gagal panen. Sementara itu, pelemahan rupiah telah lebih dahulu mendorong kenaikan harga sejumlah kebutuhan rumah tangga nonpangan, seperti perlengkapan mandi, deterjen, pembalut, popok, dan berbagai produk manufaktur lainnya.

Namun, dampaknya terhadap harga pangan pokok masih relatif terbatas, kecuali pada komoditas yang bahan bakunya berasal dari impor seperti tempe dan tahu yang mulai mengalami penyesuaian harga maupun ukuran.

Baca Juga:
Gunawan menilai pemerintah perlu memperkuat langkah mitigasi untuk mengantisipasi lonjakan inflasi ke depan, antara lain dengan menjaga ketersediaan pasokan komoditas strategis dan memperkuat cadangan pangan nasional.

Program bantuan sosial pangan juga dinilai penting sebagai penyangga bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Meski demikian, jika tekanan inflasi terus meningkat, daya beli masyarakat berpotensi melemah karena kenaikan harga kebutuhan rumah tangga sudah lebih dahulu terjadi dibandingkan kenaikan harga pangan pokok. (*)

Editor
: Robert Banjarnahor
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Gaet Milenial, Bank Indonesia Memperbarui Tata Pamer Museum
BPS: Inflasi Oktober 0,28 Persen Dipicu oleh Kenaikan Harga BBM
Darmin: Dulu Penyakit Inflasi RI Kronis
KPw Bank Indonesia Serahkan Bantuan PSBI Kepada SMAN 5 Pematangsiantar
2018 Alokasi Kebutuhan Pupuk Bersubsidi Sektor Pertanian di Sumut 329.330 Ton
Jokowi: Percuma Ekonomi Tumbuh tapi Inflasi Tinggi, Rakyat Tekor
komentar
beritaTerbaru