Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 25 Agustus 2026

Harga Karet dan Sawit Terkoreksi Usai Iran-AS Berdamai

Nelly Hutabarat - Jumat, 26 Juni 2026 19:47 WIB
1.210 view
Harga Karet dan Sawit Terkoreksi Usai Iran-AS Berdamai
Foto: Ist
Ilustrasi petani kelapa sawit dan karet.

Medan(harianSIB.com)

Harga komoditas dunia mengalami koreksi setelah kesepakatan damai Iran dan Amerika Serikat (AS) mendorong penurunan harga minyak mentah.

Hal itu diungkapkan Analis Pasar Modal Gunawan Benyamin, Jumat sore(26/6/2026). Kondisi tersebut, katanya, turut menekan komoditas unggulan Sumatera Utara (Sumut), termasuk sawit dan karet.

"Harga CPO dunia turun dari kisaran 4.667 ringgit per ton pada 22 Juni 2026 menjadi 4.557 ringgit per ton atau melemah sekitar 2,4 persen dalam sepekan. Sementara harga karet turun dari 2,28 dolar AS per kg menjadi sekitar 2,24 dolar AS per kg," jelasnya.

Gunawan mengatakan, pelemahan harga kedua komoditas tersebut berpotensi menekan harga TBS sawit dan karet di tingkat petani. Harga karet bahkan telah terkoreksi sekitar 4,3 persen dari level tertinggi tahun 2026 sebesar 2,34 dolar AS per kg, sedangkan CPO melemah sekitar 5,9 persen dari level tertinggi 4.841 ringgit per ton.

Baca Juga:
"Namun, pelemahan rupiah di kisaran Rp17.950 hingga Rp18.000 per dolar AS masih menjadi faktor penahan dampak tekanan harga komoditas global," ujarnya.

Meski demikian, prospek sawit dinilai masih cukup positif karena permintaan diperkirakan tetap terjaga. Rencana penerapan kebijakan biodiesel B50 pada Juli mendatang, juag berpeluang menjadi sentimen positif bagi harga CPO.

"Sementara harga karet diproyeksikan masih menghadapi tekanan dan sangat bergantung pada perkembangan ekonomi serta dinamika politik global," katanya.

Sementara itu, harga emas ditransaksikan menguat di level 4.050 dolar AS per ons troy, atau sekitar Rp 2.34 juta per gram. (*)

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Indef Minta Pemerintah Jaga CPO dari Kampanye Hitam
Dapur Pengolahan Minyak Mentah di Aceh Digerebek
Perang Dagang AS China Dongkrak Kenaikan Harga Emas
Polres Labuhanbatu Diminta Tutup 2 Gudang CPO Ilegal di Labusel
Harga Minyak Mentah Indonesia Januari Naik Jadi 65,59 Dollar AS
Ekspor CPO Hingga Beras Wajib Pakai Kapal RI
komentar
beritaTerbaru