Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 22 September 2026

Inflasi Sumut Juli 2026 Naik 4,20 Persen Dipicu Pangan dan Emas

Nelly Hutabarat - Senin, 03 Agustus 2026 17:39 WIB
474 view
Inflasi Sumut Juli 2026 Naik 4,20 Persen Dipicu Pangan dan Emas
Foto: Dok/BPS Sumut
Statistik Ahli Utama BPS Sumut, Musfaruddin

Medan(harianSIB.com)

Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara mencatat inflasi tahunan (year-on-year/y-on-year) sebesar 4,20 persen pada Juli 2026. Kenaikan tersebut tercermin dari meningkatnya Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 108,90 pada Juli 2025 menjadi 113,47 pada Juli 2026.

Sementara itu, inflasi bulanan tercatat 0,19 persen dan inflasi tahun kalender mencapai 1,09 persen.

Statistisi Ahli Utama BPS Sumut, Misfaruddin, kepada wartawan, Senin (3/8/2026), mengatakan, inflasi dipicu kenaikan harga di seluruh kelompok pengeluaran, terutama kelompok makanan, minuman dan tembakau yang mengalami inflasi 5,95 persen.

Secara komoditas, emas perhiasan menjadi penyumbang terbesar inflasi tahunan dengan andil 0,46 persen, disusul cabai merah, cabai rawit, tomat, bensin, minyak goreng, angkutan udara dan biaya pendidikan tinggi.

Baca Juga:
"Sejumlah komoditas pangan seperti beras, ikan kembung, ikan tongkol, daging ayam ras, udang basah dan mi instan juga ikut mendorong inflasi," jelasnya.

Sebaliknya, bawang merah menjadi penyumbang deflasi terbesar, diikuti daging babi, kacang panjang, sawi putih, deterjen cair, popok bayi dan bawang bombai. Pada inflasi bulanan, cabai rawit menjadi penyumbang utama, sedangkan penurunan harga bawang merah menjadi faktor utama penahan inflasi.

BPS juga mencatat seluruh daerah penghitungan IHK di Sumatera Utara mengalami inflasi pada Juli 2026. Kota Gunungsitoli mencatat inflasi tahunan tertinggi sebesar 6,36 persen, sedangkan Kabupaten Karo terendah sebesar 3,83 persen.

"Dibandingkan Juli 2024 yang sebesar 2,06 persen dan Juli 2025 sebesar 2,86 persen, inflasi Juli 2026 menunjukkan tren meningkat, menandakan tekanan harga di Sumatera Utara masih cukup kuat, terutama dipengaruhi komoditas pangan dan kebutuhan masyarakat," tutupnya.(*)

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
beritaTerkait
BPS Sumut: Nilai Ekspor dan Impor Sumut Turun
BPS Sumut: Indeks Keparahan Kemiskinan Selama Maret - September 2016 Cenderung Meningkat
BPS Sumut Laksanakan Sensus Ekonomi 2016
komentar
beritaTerbaru