Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 22 September 2026

IHSG Menguat 1,59 Persen, BYAN Jadi Penopang Utama

Nelly Hutabarat - Jumat, 14 Agustus 2026 20:49 WIB
662 view
IHSG Menguat 1,59 Persen, BYAN Jadi Penopang Utama
harianSIB.com/Dok
Prabowo Subianto pidato

Gunawan menyebut dolar AS mendapat tekanan dari sejumlah sentimen, termasuk kondisi geopolitik yang relatif tidak banyak berubah, data inflasi produsen AS yang relatif terkendali, serta indeks dolar AS atau DXY yang melemah ke level 99,12.

Kondisi itu memberikan ruang bagi rupiah untuk melanjutkan penguatan pada perdagangan hari ini.

Harga emas dunia juga ditransaksikan sedikit menguat ke level 4.350 dolar AS per troy ounce atau sekitar Rp2,5 juta per gram.

Harga emas mengalami pemulihan di tengah dukungan data ekonomi AS yang dinilai dapat mereduksi spekulasi terhadap kebijakan suku bunga tinggi Bank Sentral AS atau The Fed untuk sementara waktu.

Di tengah minimnya sentimen baru menjelang akhir pekan, harga emas masih mengandalkan sentimen teknikal.(**)

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Harga Minyak Mentah Naik, Rupiah dan Emas Justru Menguat
Jelang Rencana Damai Iran-AS, IHSG dan Rupiah Dibuka Menguat
Ultimatum AS ke Iran dan Data PDB Jadi Penentu Arah Rupiah-IHSG, Harga Emas Menguat
IHSG Menguat Saat Rupiah Melemah, Pasar Dibayangi The Fed dan Konflik Timur Tengah.
Rupiah Anjlok ke Rp18.105 per Dolar AS, Harga Emas Ikut Melemah ke Rp2,35 Juta per Gram
Harga Minyak Mentah Masih Naik, Rupiah Melemah ke Rp17.910/ Dolar AS
komentar
beritaTerbaru