Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 09 September 2026

PLN UID Sumut Dorong Budidaya Jamur Tiram Berbasis Listrik di Deliserdang

Leo Bastari Bukit - Rabu, 09 September 2026 06:00 WIB
181 view
PLN UID Sumut Dorong Budidaya Jamur Tiram Berbasis Listrik di Deliserdang
Foto Dok/PLN Sumut
Simbolis Penyerahan Bantuan Program Elektrifikasi Produktif Budidaya dan Pengolahan Jamur Tiram Berbasis Pemberdayaan Masyarakat Tahun 2026 di Jalan Bandar Meriah, Desa Suka Maju, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang, Senin (7/9/2026).

Deliserdang(harianSIB.com)

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sumatera Utara (PLN UID Sumut) meresmikan Program Elektrifikasi Produktif Budidaya dan Pengolahan Jamur Tiram Berbasis Pemberdayaan Masyarakat Tahun 2026 di Jalan Bandar Meriah, Desa Suka Maju, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang, Senin (7/9/2026).

Program melalui Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN Peduli tersebut menggandeng Yayasan Sahabat Kebaikan dan melibatkan lima kelompok penerima manfaat. Program diarahkan untuk meningkatkan produktivitas, keterampilan dan kemandirian ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan energi listrik dalam budidaya dan pengolahan jamur tiram.

Kelompok penerima manfaat mendapat bantuan berupa kumbung jamur, rak budidaya, baglog serta sejumlah peralatan produktif berbasis listrik, antara lain mesin pengaduk media tanam dan mesin pengepres baglog.

Pemanfaatan peralatan itu diharapkan membuat proses produksi lebih cepat, efisien, higienis dan konsisten.

Baca Juga:
Selain bantuan sarana produksi, PLN bersama mitra juga memberikan pembekalan terkait pemberdayaan masyarakat, manajemen budidaya jamur tiram hingga manajemen pemasaran.

General Manager PLN UID Sumut Rizky Mochamad mengatakan, program tersebut merupakan bagian dari komitmen PLN agar listrik tidak hanya digunakan untuk penerangan, tetapi juga menjadi penggerak kegiatan ekonomi produktif masyarakat.

"Melalui Program TJSL PLN Peduli, kami ingin memastikan kehadiran listrik dapat menciptakan nilai tambah bagi masyarakat. Pemanfaatan peralatan berbasis listrik dalam budidaya jamur tiram diharapkan dapat meningkatkan efisiensi, kapasitas produksi, kualitas hasil, serta pendapatan kelompok penerima manfaat," ujar Rizky.

Menurutnya, keberhasilan program tidak hanya dilihat dari penyaluran bantuan sarana produksi, tetapi juga dari kemampuan kelompok mengelola dan mengembangkan usaha secara mandiri dan berkelanjutan.

"Kami berharap program ini dapat tumbuh menjadi usaha bersama yang mandiri, membuka peluang kerja, dan menghasilkan produk jamur tiram yang berdaya saing. Kolaborasi antara PLN, Yayasan Sahabat Kebaikan dan masyarakat menjadi kunci agar manfaat program terus berkembang dan dirasakan secara lebih luas," katanya.

Lima kelompok penerima manfaat dalam program tersebut yakni Kampung Jamur Mencirim yang diketuai Nurainun, Kelompok Sukamaju diketuai M Ridwan Effendi, Teman Setia Jamur diketuai Muhammad Arif, Alam Tani diketuai Latifa Andam Bestari serta Sukses Tani diketuai Riyo Sahputra.

Mewakili masyarakat, Kepala Desa Sei Mencirim Johan Wahyu menyampaikan apresiasi kepada PLN UID Sumut dan Yayasan Sahabat Kebaikan atas bantuan dan pendampingan yang diberikan.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada PLN UID Sumut atas bantuan berupa sarana budidaya, baglog, serta peralatan berbasis listrik. Ini sangat membantu masyarakat kami menjalankan proses produksi dengan lebih cepat, efisien dan terarah," ujar Johan.

Menurut Johan, pelatihan dan pendampingan tersebut juga menambah pengetahuan masyarakat dalam mengelola budidaya, menjaga kualitas hasil panen hingga memasarkan produk.

"Masyarakat kami semakin memahami cara mengelola budidaya, menjaga kualitas hasil panen dan memasarkan produk. Kami berharap usaha ini terus berkembang, meningkatkan pendapatan anggota, serta membuka peluang kerja bagi masyarakat sekitar," katanya.

Kegiatan peresmian turut dihadiri Manager Komunikasi dan TJSL PLN UID Sumut Darma Saputra, Pimpinan Yayasan Sahabat Kebaikan H Wira Putra SS, Kepala Desa Sei Mencirim Johan Wahyu dan tokoh masyarakat Yuda Diliwardana.

Melalui program elektrifikasi produktif tersebut, PLN UID Sumut turut mendorong pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB), khususnya penyediaan akses energi yang andal, penciptaan pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

PLN berharap program itu dapat menjadi fondasi bagi tumbuhnya ekosistem usaha jamur tiram di Desa Suka Maju dan wilayah sekitarnya, mulai dari budidaya hingga pengembangan produk olahan bernilai tambah.

Dengan pengelolaan yang konsisten dan berkelanjutan, kawasan tersebut diharapkan dapat berkembang menjadi salah satu sentra budidaya dan pengolahan jamur tiram di Kabupaten Deliserdang.(**)

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Rp 150 Juta Dana Desa Sekip Raib di Parkiran Disdukcapil Deliserdang
UMK Deliserdang Ditetapkan Rp2.938.524
KPU Deliserdang Tambah 44 Anggota PPK Pasca Putusan MK
Pemkab Deliserdang Usul ke Kemen ESDM Penambahan 25.000 Sambungan Gas Elpiji
Kapolres Deliserdang Sebut Permasalahan Lahan Garapan Eks HGU PTPN II Belum Tuntas
LPA Sebut Ada Penurunan Kekerasan Terhadap Anak di Deliserdang
komentar
beritaTerbaru