Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 11 September 2026

Produk Malaysia di Medan Curi Perhatian di IMT-GT ke-32

Indah Apriliana dewi Ginting - Jumat, 11 September 2026 19:41 WIB
95 view
Produk Malaysia di Medan Curi Perhatian di IMT-GT ke-32
Foto/teks/harianSIB.com/ind
Paviliun Malaysia menjadi pusat perhatian pengunjung acara IMT-GT ke-32 di Hotel JW Marriott Medan, 10 September 2026.

Medan(harianSIB.com)

Paviliun Malaysia menjadi salah satu stan yang menyedot perhatian pengunjung dalam rangkaian Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT) ke-32 di JW Marriott Hotel Medan, 7-10 September 2026.

Produk bumbu olahan merek Adabi dan produk konveksi Novad Tex menjadi produk yang dipamerkan paviliun Malaysia. Produk Adabi disebut tidak asing bagi masyarakat Medan, sementara rumah produksi Novad Tex berada di Simpang Sumber, Jalan Jamin Ginting, Kota Medan.

Pertemuan Tingkat Menteri (PTM) IMT-GT ke-32 menghadirkan perwakilan Indonesia, Malaysia dan Thailand. Indonesia diwakili Sumatera Utara dengan Medan sebagai tuan rumah.

Masing-masing negara memamerkan keunggulannya. Thailand menampilkan potensi wisata, Medan memajang aneka hasil kreativitas UMKM lokal, sedangkan paviliun Malaysia menghadirkan beragam varian bumbu olahan.

Baca Juga:
Perwakilan paviliun Malaysia, Mohammad AlFaridzi, mengatakan kehadiran produk olahan tersebut merupakan bagian dari promosi dan investasi lintas negara.

"Melalui delegasi dan pelaku usaha yang difasilitasi oleh kementerian, MITI dan Tourism Malaysia, paviliun Malaysia berfokus untuk mendorong kerja sama perdagangan serta menarik komitmen investasi lintas negara. Kebetulan kali ini produk olahan Adabi terpilih untuk menampilkan produk dan layanan halal bersertifikat untuk pasar ekspor," jelas AlFaridzi kepada harianSIB.com.

Ia mengatakan Adabi merupakan perusahaan produsen makanan asal Malaysia yang dikenal dengan produk rempah, bumbu dan makanan siap saji. Menurutnya, Indonesia merupakan pasar terbesar produk tersebut.

"Seperti yang kita ketahui, Adabi adalah perusahaan produsen makanan asal Malaysia yang terkenal dengan produk rempah, bumbu, dan makanan siap saji dan pasar terbesarnya adalah Indonesia, jadi untuk semakin meningkatkan pemasaran produk dagang Malaysia, Adabi hadir di sini. Produk pupuk untuk pertanian juga kami hadirkan di paviliun dan kami juga mempromosikan pariwisata di Malaysia," lanjutnya.

Manajer Novad Tex, Yazid, mengatakan produk konveksi Malaysia itu juga mendapat perhatian pengunjung. Ia menyebut perusahaan tersebut memiliki rumah produksi dan pasar terbesar di Indonesia, khususnya Kota Medan.

"Kami memang produk atau perusahaan dari Malaysia tapi rumah produksi dan pasar terbesar kami ada di Indonesia, khususnya Kota Medan. Jadi dengan adanya kegiatan dan expo ini, produk kami semakin dikenal di Sumut dan lebih banyak lagi kerja sama yang terjalin di sektor-sektor lain," kata Yazid.

Ia berharap semakin banyak pengusaha Malaysia membuka usaha di Indonesia, khususnya Medan.

Kerja sama Indonesia, Malaysia dan Thailand memiliki ruang untuk dikembangkan, terutama dalam memperluas pasar, meningkatkan konektivitas serta memperkuat perdagangan antarwilayah. Posisi strategis Pulau Sumatera yang berdekatan dengan Malaysia dan Thailand dinilai menjadi peluang bagi kawasan IMT-GT, khususnya Sumatera Utara.

Pertemuan Tingkat Menteri IMT-GT ke-32 dihadiri perwakilan Indonesia, Malaysia dan Thailand serta dipimpin Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Pertemuan tersebut menegaskan kembali komitmen ketiga negara terhadap Visi IMT-GT 2036 untuk membangun kawasan yang terintegrasi, inovatif, inklusif dan berkelanjutan.(**)

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Dua Pebalap Astra Honda Raih Podium di Thailand Talent Cup Seri ke-6
Jokowi Minta Para Menteri Siapkan Jurus Baru Kerek Investasi
RI Bidik Investasi Kelapa Sawit dan Wisata di Kepulauan Solomon
Lindungi Kesejahteraan Anak, Malaysia Segera Perketat Aturan Pernikahan Dini
Polres Tanjungbalai Kejar Penyelundup 1 Kg Sabu Asal Malaysia
Lembaga Riset Malaysia Unggulkan Pasangan Jokowi-Ma ruf
komentar
beritaTerbaru