Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 23 Oktober 2026

Cabai Masih Bertahan Mahal, Pasar Sepi

Indah Apriliana dewi Ginting - Sabtu, 03 Oktober 2026 15:01 WIB
615 view
Cabai Masih Bertahan Mahal, Pasar Sepi
Foto/harianSIB.com/ind
Dampak harga cabai melambung tinggi, aktivitas di sejumlah pasar tradisional kota Medan nampak sepi, Sabtu (3/10/2026).

Kemarau panjang atau cuaca ekstrim, curah hujan yang sangat tinggi juga turut memicu gangguan produksi maupun distribusi yang membuat hasil panen petani di daerah sentra, seperti Tanah Karo, Aceh dan wilayah lainnya menjadi terbatas.

Berakhirnya masa panen di sejumlah daerah juga membuat pasokan yang masuk ke pasar induk dan pasar tradisional berkurang drastis.

Bagi rumah tangga, kenaikan harga cabai berpotensi mendorong perubahan pola konsumsi. Masyarakat mengurangi pembelian atau memilih menu dengan penggunaan cabai yang lebih sedikit untuk menyesuaikan pengeluaran.

"Semua naik, semua mahal, tentu saja kondisi ini memaksa para ibu rumah tangga, seperti saya untuk merubah menu yang lebih irit tapi tetap sehat, cabainya sedikit aja, masak yang tumis aja, ga usah

masak balado lagi karena harga cabainya selangit, belum bawang, tomat dan ikannya, duh pusing kalo udah belanja," ungkap Siska, warga Sei Serayu. (**)

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru