Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 26 Agustus 2026

Wika Beton Dukung Percepatan Pembangunan di Sumatera

* IPO Sebelum Pemilu
- Kamis, 20 Februari 2014 21:44 WIB
1.111 view
Wika Beton Dukung Percepatan Pembangunan di Sumatera
SIB/Int
Wika Beton
Medan (SIB)- PT Wijaya Karya Beton (Persero) Tbk (Wika Beton)  mendukung sepenuhnya percepatan pembangunan di Sumatera. Pertumbuhan ekonomi di berbagai daerah di Sumatera dapat ditingkatkan lagi dengan cara mengembangkan infrastruktur sehingga  antar satu daerah dengan daerah lainnya terhubung. Dengan demikian arus pertukaran barang dan jasa juga semakin besar.

Hal tersebut diungkapkan Direktur Wika Beton Fery Hendriyanto didampingi Abdul Wachid Farchan (Menejer Wilayah Sumatera) dan Nawawi (Menejer pabrik Binjai) kepada wartawan di Medan, Rabu (19/2/2014). Untuk mendukung perkembangan itu, Wika Beton telah mengoperasikan dua pabrik di pulau Sumatera yaitu Binjai dengan kapasitas produksi 210 ribu ton per tahun dan Lampung dengan kapasitas produksi 170 ribu ton per tahun. Produksi Wika pada 2013 mencapai 2 juta ton yang dihasilkan dari 8 pabrik plus 1 pabrik anak usaha. Penjualan sekira Rp3.5 triliun, Rp420 miliar di antaranya disumbangkan pabrik di Sumatera.

“Dengan kapasitas yang akan terus meningkat, Wika Beton akan mampu memenuhi kebutuhan banyak proyek. Khusus untuk proyek di Sumut akan mampu dipenuhi pabrik di Binjai,” kata Nawawi.

Wika Beton kata Fery, juga sedang menyelesaikan pembangunan pabrik baru di Lampung Selatan dengan kapasitas produk direncanakan pada tahun pertama 100 ribu ton. Pabrik ini nantinya mampu memproduksi tiang pancang hingga diameter 2000 mm sehingga nantinya dermaga maupun jembatan di laut dalam akan dapat dikerjakan dalam waktu yang lebih cepat dan efisien seperti jembatan Selat Sunda.

Di Sumatera katanya, Wika Beton memiliki pengalaman keterlibatan pada proyek-proyek besar meliputi pembangunan kembali dan peningkatan fungsi pelabuhan Malahayati di Aceh, proyek pembangkit listrik Labuhan Angin dan Pangkalan Susu di Sumatera Utara, Jembatan Kelok Sembilan di Sumatera Barat, serta suplai berkelanjutan untuk beberapa industri Agro di Riau.

Dijelaskan, kala produksi Wika Beton yang tinggi di Sumatera disertai penggunaan material optimal dan didukung tenaga kerja yang handal diyakini akan memudahkan Wika Beton berkompetisi dan berekspansi di kawasan Asia Tenggara.

IPO SEBELUM PEMILU
Wika Beton berharap sudah bisa melaksanakan penawaran umum perdana saham atau "initial public offering" (IPO) pada Maret atau sebelum Pemilu 2014.

"Beberapa langkah persiapan sudah dan terus dijalankan. Saat ini masih menunggu izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang disebut-sebut keputusannya dikeluarkan dalam pekan ini juga," kata Fery Hendriyanto.

Dia menegaskan, pendaftaran pertama ke Bursa Efek Indonesia (BEI) sudah dilakukan, selain ke OJK dan disosialisaskan.

"Mudah-mudahan listing di bursa sesuai target yakni dalam triwulan 2014 atau sebelum Pemilu yang digelar April," katanya.

Fery menolak menyebutkan jumlah saham yang akan dilepas termasuk harga jual sahamnnya dengan alasan belum dapat izin dari OJK.
"Dari pada saya kena marah, karena belum ada putusan OJK, yah nanti saja ya," katanya.

Selain untuk melibatkan masyarakat di dalam saham perusahaan, listing di bursa itu karena Wika Beton mengincar dana segar.

(R5/Ant/h)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru