Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 30 Juni 2026

BUMN Takut Rugi Bangun Jembatan Selat Sunda, Hatta Janji Berikan Insentif

- Kamis, 13 Maret 2014 16:51 WIB
331 view
 BUMN Takut Rugi Bangun Jembatan Selat Sunda, Hatta Janji Berikan Insentif
Jakarta (SIB)- PT Jasa Marga Tbk (JSMR) siap dan berani untuk membangun megaproyek Jembatan Selat Sunda (JSS). Namun sayangnya perusahaan pelat merah ini masih ragu, karena selama 30 tahun belum akan balik modal.

Menko Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan JSS jangan dilihat hanya sekedar jembatan. Akan tetapi, ini adalah sebuah Kawasan Strategis dan Infrastruktur Selat Sunda (KISS) yang memiliki nilai keekonomian yang tinggi.

"Itu tidak hanya jembatan, termasuk juga kawasan," ungkap Hatta saat ditemui di Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu (12/3).

Pemerintah sendiri telah menetapkan untuk mengikutsertakan perusahaan BUMN dan swasta dalam pembangunan tersebut. Hatta mengaku siap untuk memberikan insentif kepada Jasa Marga dan pihak manapun yang terlibat.

"Insentif kita beri," sebutnya.

Sayangnya, Hatta belum bisa menuturkan apa jenis insentifnya. Menurutnya, insentif ini perlu dibicarakan bersama Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan unsur pemerintah lainnya beserta perusahaan-perusahaan yang akan terlibat.

"Duduk sama-sama, proposalnya mana kita bicarakan," imbuhnya.

Proyek JSS ini memakan biaya sebesar Rp 100 triliun. Dirut Jasa Marga, Adityawarman meminta kebijaksanaan dari pemerintah dalam pembangunan, seperti insentif. Sebab banyak risiko dari proyek tersebut.

"Pemerintah perlu kebijaksanaan untuk itu. Kan itu besar sekali Rp 100 triliun, biaya FS nya saja Rp 30 triliun. Pemerintah juga harus bisa memberikan sesuatu kepada BUMN. Apa yang dikasih kita belum tahu," katanya kemarin.

"Kita kalau memang diminta harus siap dengan kontribusi masing-masing. Pemerintah memberikan apa pada kita misalnya tax holiday, insentif apapun. Ini kan proyek besar. Kalau kita hitung kalkulasikan 30 tahun juga belum tentu balik proyek ini. Besar banget. Tapi kalo kita disuruh masuk kita bakal masuk," terang Adityawarman. (detikfinance/d)

Simak berita lainnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB). Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap hari pukul 13.00 WIB.


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru