Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 30 Juni 2026

Permata Asal Maluku Diminati Pengunjung PRSU

- Jumat, 21 Maret 2014 18:56 WIB
603 view
Permata Asal Maluku Diminati Pengunjung PRSU
Medan (SIB)- Meski harganya tinggi, batu permata asli dari alam Pulau Bacan, Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara, tetap diminati. Batu permata yang lebih dikenal sebagai batu bacan itu  bahkan semakin dikenal luas sebagai salah satu batu permata alam yang mempunyai nilai estetika yang tinggi.

Penjual batu bacan Agus Syarif  mengatakan, perhiasan batu bacan seukuran mata cincin saja bisa dijual dari harga Rp300.0000-Rp150.000.000.
"Ini tergantung kualitas batu itu," kata Agus saat di wawancarai di PRSU, Selasa (18/3/2014).

Menurutnya, perhiasan batu bacan kian ramai diperbincangkan di pasar batu permata asli alam Indonesia. Harga batu bacan ditentukan oleh kualitas dan motif serta ukuran besar kecilnya batu tersebut.

Dijelaskan Agus, batu bacan ini warnanya akan semakin bagus jika dipakai karena pengaruh panas manusia. "Batu bacan ini warnanya akan semakin bagus jika terus dipakai, karena batu ini butuh panas manusia," sebut pria yang setiap tahun  mengikuti acara PRSU.

Sementara itu, pengunjung  perhiasan batu bacan Yusuf  mengatakan,  tertarik membeli perhiasan ini  karena memiliki banyak warna, seperti hijau, coklat, hitam, tetapi yang paling disukai adalah warna kehijauan.

“Saya juga tertarik karena selain dibuat mata cincin,  batu bacan ini juga bisa dibuat liontin dan berbagai perhiasan lainnya," katanya.

 (DIK4/ r)

Simak berita lainnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB). Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap hari pukul 13.00 WIB.

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru