Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 27 April 2026

Gempa 7 SR Kembali Guncang Jepang, Picu Letusan Gunung Berapi

* Korban Tewas Bertambah Jadi 25 Orang, 1000 Terluka
- Minggu, 17 April 2016 11:38 WIB
401 view
Gempa 7 SR Kembali Guncang Jepang, Picu Letusan Gunung Berapi
SIB/AP Photo/Koji Ueda
Anggota regu penyelamat melakukan penyisiran di Mashiki, prefektur Kumamoto untuk mencari kemungkinan korban yang terperangkap di antara reruntuhan bangunan rumah yang ambruk akibat gempa berkekuatan 7 SR yang kembali mengguncang Jepang, Sabtu (17/4).
Tokyo (SIB)- Gempa dahsyat kembali mengguncang wilayah Kumamoto, Jepang. Gempa berkekuatan 7 Skala Richter (SR) tersebut memicu letusan kecil sebuah gunung berapi. Media-media Jepang melaporkan seperti dilansir News.com.au, Sabtu (16/4), letusan berskala kecil terjadi di Gunung Aso pada sekitar pukul 08.30 waktu setempat. Letusan itu menimbulkan abu vulkanik yang membubung hingga sekitar 100 meter ke udara.

Gempa ini juga memicu tanah longsor di desa Minami Aso, hingga memutus sebuah jalanan utama dan merusak rumah-rumah warga. Sejumlah warga desa tersebut harus dievakuasi ke taman-taman setempat dikarenakan kekhawatiran rumah mereka yang rusak akan ambruk.

"Kami meninggalkan rumah saya karena kami tak bisa terus tinggal dikarenakan guncangan yang terus terjadi," ujar seorang warga desa tersebut. "Ini sangat menakutkan. Terima kasih Tuhan, kami masih hidup," ujar warga berumur 61 tahun itu.

Gempa juga membuat bangunan-bangunan tua, termasuk Kuil Aso, rata dengan tanah.  Kondisi kuil itu terekam dari udara oleh telvisi TBS menunjukkan gerbang utama kuil juga hancur rata dengan tanah. Kuil Aso salah satu yang tertua dan bersejarah di Jepang.  Secara tradisional kui itu menjadi pusat ibadah sebelum aksesi Kaisar Jimmu, antara tahun 660 sebelum Masehi (SM) hingga 585 (SM). Kantor kota Uto rusak parah dan sebagian dalam kondisi miring hampir roboh.

Menurut badan Survei Geologi Amerika Serikat, USGS, gempa tercatat pada kedalaman hanya 10 kilometer. Gempa ini sempat memicu peringatan tsunami namun kemudian dicabut. Pejabat pemerintah Jepang mengatakan, tak ada laporan gangguan di tiga pembangkit listrik bertenaga nuklir yang ada di wilayah sekitar pusat gempa.

Victor Sardina, ahli geofisika di Honolo, Hawaii, Amerika Serikat mengatakan gempa ini sekitar 30 kali lebih kuat daripada gempa yang mengguncang Kumamoto pada Kamis (14/4) malam waktu setempat. "Ini memiliki implikasi serius dalam hal kerusakan dan korban jiwa," tutur Sardina.

Shotaro Sakamoto, seorang pejabat prefektur Kumamoto mengatakan, gempa hari ini berada di level yang sama atau lebih keras dalam hal guncangan yang dirasakan. "Gempa terbaru ini terasa sama kerasnya, atau lebih keras daripada gempa sebelumnya," ujar Sakamoto. "Itu benar-benar kuat ... Banyak orang di jalanan terlihat panik," imbuhnya.

NHK melaporkan, 16 orang tewas akibat gempa pada Sabtu dini hari dengan 1.000 orang dirawat. Ditambah dengan korban tewas akibat gempa pada Kamis (14/4), seluruhnya menjadi 25 orang tewas.Akibat gempa ini, hampir 200 ribu rumah tangga mengalami pemadaman listrik.  Puluhan orang bahkan masih tertimpa puing-puing bangunan. Menurut Kepala Sekretaris Kabinet Jepang Yoshihide Suga, hampir 80 orang diyakini tertimpa reruntuhan bangunan. Pasukan tambahan pun dikerahkan ke lokasi gempa untuk membantu upaya penyelamatan. Hingga Sabtu ini, sebanyak 15 ribu tentara akan dikerahkan, juga aparat polisi, petugas pemadam kebakaran dan paramedis. "Kita melakukan semua upaya untuk merespons," ujar Suga.

Semula pemerintah mengumumkan, Perdana Menteri (PM) Jepang Shinzo Abe membatalkan kunjungan ke wilayah tersebut. Namun dalam rapat darurat kabinet di Tokyo, PM Abe mengkonfirmasi bahwa dirinya akan pergi ke lokasi gempa. "Saya ingin melihat lokasi tersebut dengan mata saya sendiri dan mendengar langsung dari para korban," ujar Abe seperti dilansir kantor berita Reuters, Sabtu (16/4).

Kepada para wartawan, PM Abe mengatakan pemerintah melakukan semua upaya untuk memastikan seberapa besar kerusakan akibat gempa, melakukan penyelamatan dan pemulihan, serta mendapatkan informasi yang akurat dari warga. (Detikcom/l)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru
Gempa Magnitudo 6,2 Guncang Jepang

Gempa Magnitudo 6,2 Guncang Jepang

Tokyo(harianSIB.com)Gempa bumi kuat mengguncang pulau Hokkaido di Jepang utara, Senin (27/4/2026) pagi. Ini menjadi gempa terbaru dalam sera