Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 01 Juni 2026

Rencana Menikah Hari Ini, Nas Tewas Tertimpa Bangunan di Pidie Jaya

- Kamis, 08 Desember 2016 10:56 WIB
234 view
Banda Aceh (SIB)- Seorang calon pengantin meninggal dunia akibat tertimpa bangunan toko tempat tinggalnya. Calon pengantin bernama Nas (40) itu rencananya akan mengadakan pesta di rumah calon istrinya di Meurah Dua, Pidie Jaya.

Nas tinggal di tokonya di pusat pertokoan di Meureudu, Pidie Jaya, Aceh. Keluarganya yang berada di beberapa kabupaten pun telah berdatangan ke tempatnya itu. Mereka berkumpul dan menginap di tempat tinggal Nas di ruko tersebut.

"Informasinya Nas meninggal. Sayang padahal besok dia menikah. Saya juga mendapatkan undangannya," kata seorang warga bernama Said Husen saat ditemui di lokasi, Rabu (7/12).

Husen berjualan tidak jauh dari tempat tinggal Nas tersebut. Dia bahkan sempat melihat ruko tersebut ambruk dalam hitungan menit. Menurutnya, warga sekitar tidak dapat berbuat banyak karena listrik langsung padam ketika gempa terjadi.

Jenazah Nas telah dievakuasi dari bawah reruntuhan bangunan sekitar pukul 09.30 WIB. Alat berat pun telah berada di lokasi untuk mencari korban lainnya.
"Toko yang ambruk sekitar 10 unit," ujar Husen.

Disemayamkan di Meunasah
Di kawasan lain, sepuluh jenazah warga Kuta Pangwa, Kecamatan Trienggadeng, Pidie Jaya, disemayamkan di meunasah akibat rumah mereka hancur. Jenazah mereka pun sudah dimandikan dan dikafani.

Dari pantauan, jenazah korban tersebut disemayamkan di 2 tenda di halaman meunasah. Para kerabat korban dan perangkat desa setempat pun berada di sekitar jenazah. Meunasah di Aceh merupakan bangunan umum di desa-desa sebagai tempat melaksanakan upacara agama, pendidikan agama, bermusyawarah, dan sebagainya.

"Kondisi rumah warga di sini rata-rata rata dengan tanah. Korban meninggal yang sudah terdata 15 orang dari 9 kepala keluarga," kata Kepala Desa Kuta Pangwa Martunis.

Martunis mengatakan 7 dari 15 jenazah tersebut akan dimakamkan di pemakaman umum. Kemudian 5 jenazah lainnya dimakamkan di kuburan keluarga dan 2 jenazah lainnya sudah dibawa pulang ke desa tetangga.

Dari 15 jenazah tersebut, 10 jenazah disemayamkan di halaman meunasah. Sedangkan, sisanya masih ada yang di rumah sakit.

"Korban luka-luka banyak di sini. Sekarang ada yang dievakuasi ke rumah sakit di Sigli dan Banda Aceh," ucap Martunis.

Napi Lempari Petugas
Sementara itu, Lembaga Pemasyarakatan Benteng, Sigli, Kabupaten Pidie, Aceh mengalami kerusakan akibat lemparan batu dari napi pasca gempa berkekuatan 6,5 SR. Sempat terjadi kerusuhan di LP itu namun berhasil dikendalikan.

"Tahanan rusuh dan sudah dapat dikendalikan, kondisi LP sebagian rusak akibat lemparan batu dari dalam LP dan tahan lengkap tidak ada yang lepas," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Kombes Rikwanto di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. (detikcom/d)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru