Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 03 Mei 2026

KPK Minta Amien Rais Tidak Intervensi Penegak Hukum

- Selasa, 30 Oktober 2018 11:00 WIB
321 view
Jakarta (SIB)- KPK menepis serangan Amien Rais soal penjungkirbalikan keadilan terkait pencegahan Wakil Ketua Umum PAN Taufik Kurniawan ke luar negeri. KPK meminta Amien tidak mengintervensi kinerja penegak hukum.

"Kami harap, jika ada pihak-pihak yang berkepentingan dengan penanganan perkara di KPK, silakan tempuh jalur hukum. Jangan sampai ada intervensi politik terhadap kerja KPK," kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Senin (29/10).

KPK juga menilai tudingan itu tidak berdasar. Febri menegaskan KPK memiliki kewenangan melakukan pencegahan ke luar negeri terhadap Taufik.

"Pelarangan ke luar negeri merupakan kewenangan yang diberikan UU pada penegak hukum, termasuk KPK. Jangan jika ada kolega separtai yang terkena proses hukum kemudian lembaganya yang dipersoalkan. Justru KPK telah memproses sejumlah pelaku kasus korupsi dari berbagai latar belakang, baik di tingkat DPR, DPRD, kepala daerah, ataupun pejabat lainnya. Jadi kami sarankan agar KPK tidak ditarik ke ranah politik. Karena proses hukum dalam kasus ini, termasuk pelarangan ke luar negeri, adalah bagian dari proses hukum penanganan kasus korupsi," ucapnya.

"Dalam keadaan berduka karena insiden pagi ini (pesawat Lion Air JT 610 yang jatuh), kami kira tidak baik jika ada tudingan-tudingan tidak berdasar," imbuhnya.
Peringatkan KEtua KPK

Sebelumnya, Amien Rais memberikan peringatan kepada Ketua KPK Agus Rahardjo. Amien menyebut Agus telah melakukan penjungkirbalikan keadilan. 
"Saya mengingatkan langsung Saudara Agus Rahardjo, tolong nanti sampaikan, Anda telah melakukan sebuah penjungkirbalikan yang luar biasa dalam hal menerapkan keadilan," kata Amien dalam diskusi 'Menuntut Penegakan Hukum atas Dugaan Korupsi Pejabat-pejabat Tinggi Negara' di gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta.

Ia kemudian mengungkit sejumlah kasus yang telah ditangani KPK. Amien meminta KPK tak tebang pilih dalam mengungkap kasus korupsi.

"Ini kita sebagai bangsa yang berani, KPK, Agus Rahardjo, Anda jangan tebang pilih, yang kecil dihukum, yang gede-gede dibiarkan," ucapnya.

Amien kemudian menyinggung Waketum PAN sekaligus Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan yang kini dicekal KPK bepergian ke luar negeri. Dia mengingatkan Agus untuk berhati-hati.

Surat pencegahan Taufik ke luar negeri sudah diterima Ditjen Imigrasi Kemenkum HAM dari KPK sejak Jumat (26/10). Namun Kabag Humas Imigrasi Theodorus Simarmata enggan memerinci terkait perkara apa Taufik dicekal. Ia menyerahkan kepada KPK untuk menjelaskannya.

Hingga saat ini Taufik juga belum merespons terkait pencegahannya ke luar negeri. Namun Waketum PAN itu menjalani pemeriksaan di KPK pada Rabu, 5 September lalu. Saat itu dia mengaku menjalani pemeriksaan terkait penyelidikan kasus soal APBN.

KPK memang tengah mengusut beberapa perkara terkait penganggaran hingga dana alokasi khusus seperti dalam kasus suap Gubernur Aceh nonaktif Irwandi Yusuf, Bupati Kebumen nonaktif Yahya Fuad, hingga perkara mafia anggaran yang menjerat mantan anggota DPR Amin Santono.

Menurut Amien, pernah ada tokoh yang dicekal KPK ke luar negeri, tetapi kemudian diajak makan malam ke Istana.

"Aguan (bos Agung Sedayu Group) ketika dicekal pun juga makan malam di Istana. Itu dicabut. Tapi Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan langsung dicekal. Jadi Agus Rahardjo, Anda hati-hati," tutur Amien.

Ia pun mengungkapkan niatnya menyambangi KPK. Amien mengatakan ingin bertemu dengan Agus.

"Mari kita ke KPK, mari kita hari ini menyampaikan kebenaran kepada Saudara Agus Rahardjo," pungkas dia. (detikcom/f)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru