Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 26 April 2026

Ngeri, Kota Wisata Berastagi Disatroni Perampok, 1 Mobil dan Penumpang Raib

* Pelaku Asal Batubara Berhasil Ditembak Polisi
Redaksi - Rabu, 04 Maret 2020 11:10 WIB
395 view
Ngeri, Kota Wisata Berastagi Disatroni Perampok, 1 Mobil dan Penumpang Raib
liputanbanten.co.id
Ilustrasi
Berastagi (SIB)
Seorang pria dengan sangat nekad merampok sebuah mobil mobil jenis Ayla, warna silver Nopol BK 1075 SR pukul 15.00 WIB persis di depan Rumah Makan Eropah, Berastagi. Aksi nekad di siang bolong itu pun terekam cctv.

Informasi dihimpun, Kapolsekta Berastagi Kompol Pawang Ternalem melalui Kanitres Ipda Hendri Franciskus Marpaung sesuai rekaman cctv menyebut, awalnya mobil yang dikemudikan Ita Latersia Br Surbakti, warga Desa Merdeka, Kecamatan Merdeka, Karo itu parkir di depan rumah makan itu. Pengemudi pun turun karena ada keperluan, sementara penumpang lainnya yang merupakan anggota keluarganya tetap berada di dalam mobil.

Tidak disangka, ternyata pelaku sudah tiga kali mondar mandir di sekitar lokasi dan akhirnya masuk dari pintu samping kiri belakang mobil tersebut. Di dalam mobil, perampok menodongkan pisau dan mengancam penumpang lainnya. "Salah satu penumpang sempat keluar, sementara satu lagi penumpang wanita dibawa kabur sama perampok," kata Marpaung.

Warga setempat pun ramai meneriaki maling termasuk Kapos Lantas Berastagi Ipda Poltak Hutahaean. Mereka pun menghubungi jajaran Polsekta Berastagi untuk melakukan penangkapan.

Masih kata Marpaung, terungkapnya perburuan perampok ini berawal dari HP korban yang tinggal di dalam mobil. "HP salah satu korban tinggal di mobil. Jadi kita minta nomornya dan kita lacak pakai GPS hingga menemukan titiknya di perjuman Desa Gurisen, Barusjahe. Polisi jajaran Polres Tanah Karo pun memburu pelaku hingga menemukan mobil sudah dimasukkan ke tepi jurang. "Kapolsekta Berastagi dari jalan besar Tongkoh, Tekab Polres dari Tigapanah, saya dari Simpang Ujung Aji," katanya.

Setibanya di lokasi penemuan mobil, pelaku menyamar berpakaian petani dan menenteng ember. Pelaku mencoba melintasi dan mengelabui warga, namun penyamarannya terendus polisi. Warga yang tahu dia perampok, spontan menghakimi tersangka.

Sementara pengakuan korban yang dibawa dalam mobil, usai dibawa ke Mako Polsek Berastagi menyebut, setelah mobil masuk ke kebun kopi tepi jurang salah satu perjuman Desa Gurisen, pelaku merasa tidak aman dan mencoba menyelamatkan diri dengan mengganti pakaian milik petani yang dijemur di perladangan warga. "Saya diturunkan paksa setelah saya minta tolong. Apa pun mau kau ambil dari mobil dan dari tasku ini silakan. Tapi tolong turunkan aku," aku korban.
Pelaku diserahkan ke unit Judisila/Ranmor Polres Karo dan dibawa untuk pengembangan lebih lanjut.

Ditembak
Sementara itu, secara terpisah Kanit Reskrim Polres Tanah Karo Iptu Codet Tarigan mengatakan, tersangka S (42) alias Ucok, warga Kabupaten Batu Bara dan sempat tinggal di Berastagi saat hendak ditangkap berusaha kabur dan melawan sehingga akhirnya ditembak.

"Kepada tersangka dikenakan Pasal 365 KUHP dengan ancaman 9 tahun penjara yang didahului pencurian disertai dengan kekerasan. Untuk penyelidikan lebih lanjut, disita barang bukti satu mobil," ungkap Tarigan.

Guna mempertanggung-jawabkan perbuatannya, tersangka mendekam di sel tahanan Mapolres Tanah Karo. (K02/BR2/d)
SHARE:
komentar
beritaTerbaru