Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 15 Februari 2026

Israel Dobrak Paksa Markas Pasukan PBB UNIFIL, 15 Personnel Terluka

Wilfred Manullang - Senin, 14 Oktober 2024 18:19 WIB
270 view
Israel Dobrak Paksa Markas Pasukan PBB UNIFIL, 15 Personnel Terluka
(Foto: euronews.com)
Markas UNIFIL di Lebanon selatan.
Beirut (harianSIB.com)

Sebanyak 15 personel pasukan penjaga perdamaian PBB di Lebanon (UNIFIL) mengalami cedera, usai Pasukan Pertahanan Israel (IDF) menghancurkan gerbang utama dan masuk secara paksa ke markas UNIFIL pada Minggu (13/10).

Namun, sejauh ini belum ada laporan identitas atau kewarganegaraan para personel yang luka.

Dikutip dari CNNIndonesia.com, Senin (14/20/2024), pihak UNIFIL menuturkan kejadian bermula saat tank-tank Pasukan Pertahanan Israel (IDF) menerobos gerbang pangkalan UNIFIL di Ramyah, Lebanon selatan, pada Minggu pagi.

Setelah tank-tank tersebut masuk, UNIFIL menuturkan rentetan ledakan terjadi, melepaskan asap yang menyebar ke pangkalan dan menyebabkan personel PBB jatuh sakit.

Pihak UNIFIL mengatakan tindakan paksa Israel terjadi sekitar pukul 4.30 pagi waktu setempat, saat personel di Ramyah melihat tiga peleton pasukan IDF melintasi Blue Line ke Lebanon.

"Saat pasukan penjaga perdamaian berada di tempat perlindungan, dua tank Merkava milik IDF menghancurkan gerbang utama posisi tersebut dan memasuki posisi itu secara paksa," demikian laporan UNIFIL seperti dikutip Reuters.

Usai memaksa masuk, militer Israel beberapa kali meminta agar lampu di markas UNIFIL itu dimatikan.

Menanggapi aksi pendobrakan tersebut, UNIFIL telah mengajukan protes melalui mekanisme penghubung dan menyatakan kehadiran pasukan Israel membahayakan aktivitas personel penjaga perdamaian.

Deretan aksi serangan Israel ke markas UNIFIL selama sepekan terakhir ini terjadi kala Israel terus menargetkan markas pasukan perdamaian PBB itu selama operas militernya melawan Hizbullah di Lebanon.

Penggerebekan ini juga terjadi setelah Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menyerukan penarikan pasukan penjaga perdamaian PBB di Lebanon selatan

Pekan lalu, serangan Israel ke markas UNIFIL melukai empat orang personel dari Indonesia dan Sri Lanka. UNIFIL menuduh Israel secara sengaja menargetkan pangkalan Naqoura.

Serangan ini memicu kecaman luas dari sejumlah negara. Sekitar 40 negara telah mengutuk keras serangan Israel baru-baru ini terhadap misi PBB di Lebanon tersebut. (*)

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru