Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 02 April 2026

Israel Rencanakan Serangan Gelombang Kedua ke Iran

Wilfred Manullang - Selasa, 29 Oktober 2024 18:57 WIB
103 view
Israel Rencanakan Serangan Gelombang Kedua ke Iran
Foto/idf
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Menteri Pertahanan Yoav Gallant memantau serangan terhadap Iran dari lokasi yang dirahasiakan. Sebagian gambar dikaburkan oleh IDF.
Tel Aviv (harianSIB.com)

Israel dilaporkan akan melancarkan serangan gelombang kedua ke Iran. Israel sebelumnya pada 26 Oktober 2024 menyerang Iran sebagai bentuk balasan atas penembakkan 200 rudal Iran ke Israel pada 1 Oktober

"Para menteri Israel dengan jelas diberitahu untuk memperkirakan kapan gelombang kedua serangan terhadap Iran dilakukan," kata media Israel berbahasa Ibrani Channel 13, dikutip RT, Selasa (29/10/2024).

"Serangan ini merupakan balas dendam atas serangan pesawat tak berawak (UAV/ drone) Hizbullah di kediaman Perdana Menteri (PM) Benjamin Netanyahu," tambahnya dikutip dari CNBCIndonesia.com

Dijelaskan pula bagaimana rapat dilakukan Minggu. Para menteri Netahyahu menyetujui serangan lanjutan.

Namun sayangnya Channel 13 tidak mengungkap sumber pemberitaan tersebut. Jaringan itu juga tidak mengklarifikasi siapa sebenarnya yang mengatakan kepada para menteri untuk melakukan lebih banyak serangan ke Iran.

Pasukan Pertahanan Israel (IDF) telah melakukan serangan udara terhadap apa yang mereka sebut sebagai "sasaran militer" di Iran Sabtu. Serangan tersebut menghantam fasilitas manufaktur rudal pertahanan udara Iran.

Israel menyebut serangan ini adalah balasan atas serbuan 200 rudal balistik Teheran ke Israel, yang mengenai dua pangkalan udara. Teheran sendiri melakukan serangan 1 Oktober dengan dalih membalas sejumlah pembunuhan yang dilakukan Israel ke petinggi militer negeri itu, termasuk sekutu Hamas dan Hizbullah.

Masih belum jelas bagaimana Iran akan menanggapi serangan Israel. Dalam pidatonya pada hari Minggu, Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei mengatakan bahwa dampak serangan Israel "tidak boleh dilebih-lebihkan atau diremehkan".

Namun juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmail Baghaei memperingatkan bahwa Teheran akan menggunakan semua alat yang tersedia untuk memberikan respons. Ia berjanji tanggapan akan efektif terhadap "rezim Zionis".

Sementara itu, Amerika Serikat (AS) menggambarkan serangan udara Israel sebagai tindakan yang proporsional. Pemerintah Presiden Joe Biden mendesak Teheran untuk tidak menanggapinya. (*)

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru