Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 23 Februari 2026
Hibahkan USD 159 Juta ke Indonesia

Prabowo: Bill Gates Mungkin Lebih Pancasila daripada Kita

* Bill Gates Apresiasi Langkah Kongkret RI Adopsi Vaksin Baru
Redaksi - Kamis, 08 Mei 2025 10:08 WIB
143 view
Prabowo: Bill Gates Mungkin Lebih Pancasila daripada Kita
Foto: Ant/Galih Pradipta
BERJABAT TANGAN: Presiden Prabowo Subianto berjabat tangan dengan pendiri Microsoft dan tokoh filantropi dunia, Bill Gates (kiri) di ruang kredensial, Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (7/5).
Jakarta(harianSIB.com)

Presiden Prabowo Subianto sempat berkelakar di depan Pendiri Microsoft sekaligus tokoh filantropi dunia, Bill Gates. Prabowo menyebut Bill Gates lebih Pancasila.


Hal itu diungkap Prabowo saat memberikan sambutan di sesi diskusi bersama Bill Gates dan sejumlah pengusaha ternama di Indonesia. Prabowo menyebut bahwa pendekatan filantropis Bill Gates mencerminkan nilai-nilai Pancasila secara mendalam. Dari situ, Prabowo berkelakar bahwa Bill Gates lebih Pancasila.


"Suatu kehormatan kedatangan saudara Bill Gates, pendiri Gates Foundation, filantropi terbesar di dunia," kata Prabowo dalam perbincangan dengan Bill Gates dan para pengusaha di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (7/5) seperti yang diberitakan Harian SIB.


"Dan Inilah apa pendekatan tokoh-tokoh seperti Bill Gates, mungkin lebih Pancasila dari pada kita," lanjut Prabowo yang disambut tawa menteri hingga pengusaha yang hadir.


Prabowo lalu melanjutkan bahwa Bill Gates sudah memberikan dana hibah lebih dari USD 159 juta ke Indonesia. Dana hibah itu banyak dialokasikan ke sektor kesehatan.


"Jadi ini sesuatu yang menarik, tadi saya bicara dengan beliau. Beliau telah memberi hibah ke Indonesia senilai lebih USD 159 juta. Di kesehatan (USD) 119 juta, pertanian (USD) 5 juta, teknologi (USD) 5 juta, bantuan sosial lainnya lintas sektor totalnya lebih dari (USD) 28 juta," ujarnya.


"Saya katakan kepada para pejabat bahwa Anda telah membantu kami secara langsung melalui donasi langsung. Lebih dari 159 juta dolar AS sejak 2009, sebagian besar untuk bidang kesehatan. Terutama hal-hal strategis seperti vaksin, vaksin polio, beliau bantuannya Rp 1,3 triliun, dan sekarang kita punya Biofarma, salah satu produsen Rp 2 miliar dosis vaksin tiap tahun dan ini dimanfaatkan oleh 42 negara di seluruh dunia. Dipakai oleh 902 juta orang," lanjut Prabowo.


Uji Coba Vaksin
Prabowo mengungkap Bill Gates pun tengah mengembangkan teknologi pembuatan vaksin yang salah satunya untuk penyakit Tuberkulosis (TBC). Indonesia disebutnya akan menjadi salah satu tempat uji coba vaksin tersebut, terlebih kasus TBC di Indonesia masih menjadi penyakit cukup parah dan mematikan.


"Jadi hal-hal semacam ini, belum lagi vaksin lain teknologi mRNA dan teknologi-teknologi pembuatan vaksin yang luar biasa terutama beliau sedang kembangkan vaksin TBC untuk dunia, tapi Indonesia akan menjadi salah satu tempat yang akan diuji coba," ujarnya.


"Kita mengetahui bahwa TBC memakan korban kita cukup besar yang meninggal hampir 100.000 tiap tahun dan itu tekad kita untuk menurunkan dan beliau menunjukkan komitmen beliau untuk terus membantu kita di bidang itu juga untuk beliau sedang kembangkan vaksin malaria," lanjut Prabowo.


Prabowo mengungkap komitmen Bill Gates secara umum untuk membantu mengendalikan penyakit berbahaya di Indonesia.


"Jadi pada dasarnya, saya sampaikan kepada mereka semua tentang komitmen Anda untuk membantu kami mengendalikan penyakit-penyakit yang sangat berbahaya ini yang endemik di negara kita. Dan keberhasilan vaksin polio. Dan kami menantikan terobosan dalam malaria dan TBC. Yang saya kira tidak akan terlalu jauh di masa depan," ucapnya.


Bintang Kehormatan
Prabowo pun berencana memberikan tanda bintang kehormatan kepada Bill Gates. Tanda bintang kehormatan akan diberikan kepada Bill Gates atas jasanya menjadi dermawan besar di dunia.


Bill Gates dikenal sebagai sebagai filantropis besar di dunia dengan membesut Gates Foundation sebagai wadah amalnya. Atas jasa-jasanya dari hibah yang telah diberikan, Prabowo merasa Bill Gates berhak diberi gelar kehormatan.


"Tadi saya sudah sampaikan keputusan saya sebagai Presiden karena dukungan dan bantuan beliau untuk Indonesia, dan bukan hanya untuk bangsa Indonesia, tapi untuk kepentingan manusia, saya akan gelar rapat dewan tanda kehormatan," papar Prabowo.


"Karena saya ingin atas nama bangsa Indonesia untuk memberi bintang tertinggi kita untuk sebagian warga negara asing karena jasanya membantu rakyat Indonesia dan dunia," sebutnya menambahkan.


Rencananya, gelar kehormatan ini diberikan Prabowo kepada Bill Gates dalam Sidang ke-80 Majelis Umum PBB di New York, Amerika Serikat (AS) pada September mendatang.


"Kami sepakat untuk mencoba memberikannya pada bulan September di New York selama musim PBB, jadi saya pikir ini tidak banyak sebagai bentuk kontribusi kemanusiaan Anda," ujar Prabowo.


Apresiasi RI
Sementara itu, Bill Gates mengapresiasi langkah-langkah konkret Indonesia dalam mengadopsi vaksin baru, seperti rotavirus, pneumokokus, dan HPV, untuk melindungi anak-anak dari penyakit mematikan. Bill Gates menyoroti peran penting Indonesia dalam uji coba vaksin tuberkulosis (TB) yang akan membawa manfaat besar tidak hanya bagi Indonesia, tetapi juga dunia.


"Indonesia adalah contoh yang hebat dalam mengadopsi vaksin baru, seperti rotavirus untuk diare, pneumokokus untuk pneumonia, dan sekarang HPV sedang diperkenalkan," kata Bill Gates saat memberikan sambutan.


Bill Gates memuji kolaborasi antara Gates Foundation dengan pemerintah Indonesia, termasuk keterlibatan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di Dewan GAVI, organisasi global yang berfokus pada distribusi vaksin untuk anak-anak di seluruh dunia. Kerja sama ini, menurut Bill Gates, terbukti efektif selama masa pandemi dan akan terus dilanjutkan dalam berbagai program kesehatan.


"Dia (Menteri Kesehatan) mengenal GAVI dengan baik selama pandemi, di mana hubungan antara GAVI dan Indonesia sangat positif dan kami akan melanjutkan hal itu," ujarnya.


Bill Gates juga mengapresiasi pemerintah Indonesia dalam penanganan malnutrisi. Ia menjelaskan mereka memiliki sejumlah alat yang sudah terbukti bagus untuk menggandakan suplemen mikronutrien bagi ibu hamil. Ia mengapresiasi bahwa Indonesia menjadi yang pertama memiliki program tersebut.


"Indonesia adalah salah satu yang pertama meluncurkan itu dengan tujuan untuk memberikannya kepada semua ibu hamil dengan cepat, dan itu benar-benar membawa perbedaan besar" ujar Bill Gates.


Selain kesehatan, Bill Gates menyoroti kemajuan sektor pertanian di Indonesia, terutama dalam pengembangan bibit unggul dan peningkatan produktivitas tanaman pangan seperti pisang. Ia menyebutkan bahwa dukungan terhadap petani kecil dapat meningkatkan ketahanan pangan dan kesejahteraan ekonomi masyarakat pedesaan.


"Kami memiliki hubungan baik di Indonesia, bekerja pada hal-hal seperti pisang, di mana Indonesia memiliki keberagaman genetik yang hebat. Kami bisa meningkatkan kualitas pisang di sini, sekaligus membantu menghindari penyakit," ungkapnya.


Tinjau MBG
Selanjutnya, Prabowo bersama Bill Gates meninjau program makan bergizi gratis (MBG) di SDN Jati 03, Pulogadung, Jakarta Timur. Prabowo dan Bill Gates meninjau hingga masuk ke kelas-kelas.


Dilihat di YouTube Sekretariat Presiden, kedatangan Prabowo dan Bill Gates disambut para siswa di lokasi. Mereka tampak sangat antusias dengan meneriaki Prabowo dan Bill Gates.


"Presiden Prabowo," teriak pada murid.


Prabowo dan Bill Gates juga sempat ke ruangan katering tempat pembagian MBG. Keduanya lalu masuk ke ruangan kelas untuk meninjau langsung program MBG.


"Selamat datang presiden Prabowo dan Mr Bill Gates," sambut siswa di ruang kelas.


Tidak hanya meninjau program MBG, Prabowo dan Bill Gates juga meninjau program cek kesehatan gratis di salah satu ruang kelas. Prabowo tampak berinteraksi sedikit dengan murid di ruangan tersebut.


Prabowo selalu berbincang dengan Bill Gates selama peninjauan berlangsung seraya menjelaskan teknis program tersebut. Dalam peninjauan ini hadir juga Menkes Budii Gunadi Sadikin, Kepala BGN Dadan Hindayana, hingga Seskab Teddy Indra Wijaya. (**)

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru