Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 03 Mei 2026

Massa Kelompok Cipayung Plus Bentrok Dengan Aparat di Depan Gedung DPRD SU

Pengunjuk Rasa Kucar-kacir dan Dikejar-kejar Hingga ke Lapangan Benteng Oleh Patroli Polisi
Firdaus Peranginangin - Rabu, 27 Agustus 2025 17:13 WIB
272 view
Massa Kelompok Cipayung Plus Bentrok Dengan Aparat di Depan Gedung DPRD SU
Foto harianSIB.com/Firdaus Peranginangin
Bentrok: Ratusan massa Kelompok Cipayung Plus yang terdiri dari berbagai kelompok mahasiswa (Kammi, GMKI, IMM, HMI, GMNI dan lainnya) bentrok dengan aparat kepolisian di depan gedung DPRD Sumut, Rabu (27/8/2025).

Situasi semakim memanas, disertai lemparan minuman botol ke arah aparat dan didorong pengunjuk rasa, sehingga terjadi kericuhan, yang membuat pimpinan aksi dari mobil komando berulang kali menenangkan massanya, agar jangan sampai terjadi aksi anarkis.

"Kawan-kawan para mahasiswa, kami minta untuk tenang, kita datang bukan untuk anarkis tapi hanya menuntut pembubaran DPR RI. Mari kita tunjukkan, bahwa mahasiswa merupakan kaum intelektual," ujar pimpinan aksi berulang kali dari mobil komando, tapi massa semakin panas dan terjadi lagi aksi dorong-dorongan dengan aparat.

Namun berkat kesiapan para pimpinan aksi dari berbagai kelompok mahasiswa dan aparat kepolisian yang berulang kali meminta para pengunjuk rasa kembali tenang, akhirnya bisa dikendalikan dan situasi kembali tenang.

Bahkan saat mahasiswa melakukan aksi bakar ban, aparat kepolisian tidak melarangnya, sehingga asap mengepul dan para mahasiswa bergandengan tangan melingkari api yang sedang membara, sebagai bukti kekompakan mahasiswa melakukan aksi membela hak-hak rakyat.

Mahasiswa juga sempat melakukan protes aparat kepolisian yang melihat ratusan personel dari berbagai kesatuan sudah siap siaga di halaman gedung dewan dengan peralatan lengkap, seperti tameng, pentungan, helm dan rompi. Ini menandakan, bahwa rakyat telah dibenturkan dengan aparat.

Tapi tiba-tiba terjadi "hujan" lemparan tomat ke arah aparat dan saat itu juga pasukan penindakan huru-hara keluar dari halaman gedung dewan dan memukul mundur massa, sehingga ratusan massa lari tunggang-langgang dan Kucar-kacir menyelamatkan diri.

Sebagian besar ada yang melompat pagar ke lapangan benteng dan sebagian ada yang lari ke arah kantor Wali Kota Medan dan ke arah Jalan Imam Bonjol. Tapi saat bersamaan tim Patroli Polisi yang menggunakan sepeda motor terus mengejar massa.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru