Apresiasi Jejak Kebaikan, PIKI Awards 2026 Soroti Pengabdian Artidjo Alkostar hingga Butet Manurung
Jakarta(harianSIB.com)Persatuan Intelegensia Kristen Indonesia (PIKI) menyelenggarakan malam penganugerahan PIKI Awards 2026 di Grand Studio
Washington (harianSIB.com)
Penembakan massal kembali terjadi di Amerika Serikat (AS). Setidaknya dua orang tewas dan tiga luka-luka dalam penembakan di arena seluncur es di kota Pawtucket, timur laut negara itu, Senin (16/2/2026) waktu setempat.
Penembakan yang terjadi di pertandingan hoki es sekolah menengah (setara SMP), terjadi dua bulan setelah penembakan massal di Universitas Brown, yang terletak hanya 3,5 mil (5,6 kilometer) jauhnya.
Rekaman yang dibagikan di media sosial, yang belum diverifikasi menunjukkan para pemain, siswa, dan penonton di Dennis M Lynch Arena di Pawtucket berlari mencari perlindungan saat tembakan terdengar di atas arena es dalam ruangan.
"Setelah tembakan, saya dan rekan satu tim saya langsung lari ke ruang ganti," kata seorang saksi mata yang berada di atas es saat tembakan dilepaskan kepada stasiun berita lokal WJAR, dikutip dari CNBC Indonesia, Selasa (17/2/2025),
"Kami menempel di pintu dan mencoba untuk tetap aman di dalam sana."
Setidaknya 12 tembakan terdengar dalam rekaman media sosial, yang tampaknya diambil dari siaran langsung pertandingan. Tim-tim awalnya melanjutkan permainan, tetapi saat rentetan tembakan terus berlanjut, para pemain berlari ke pinggir lapangan atau menuju pintu keluar, sementara penonton terlihat berlindung.
"Kami memiliki tiga orang yang meninggal. Tersangka, dan kemudian kami memiliki dua korban, dan kemudian kami memiliki tiga orang di rumah sakit," kata kepala polisi di komunitas Rhode Island, Tina Goncalves.
Dia menambahkan bahwa penyelidikan awal menunjukkan penembakan itu ditargetkan. Sementara ini, pihak berwenang meyakini mungkin pemicunya adalah perselisihan keluarga.
Hingga berita diturunkan, tidak ada detail yang segera dibagikan tentang identitas para korban. Tetapi Goncalves mengatakan bahwa yang terluka berada dalam "kondisi kritis".
Perlu diketahui, penembakan massal sering terjadi di AS. Di mana undang-undang pengendalian senjata yang longgar berarti akses ke senjata relatif mudah.
Menurut Gun Violence Archive, pada tahun 2025, terjadi lebih dari 400 penembakan massal di AS. Kelompok ini menghitung insiden di mana empat orang atau lebih ditembak atau dibunuh, tidak termasuk pelaku penembakan.
Kekerasan senjata api secara keseluruhan merenggut setidaknya 14.703 nyawa tahun lalu. Data ini tidak termasuk bunuh diri. (*)
Jakarta(harianSIB.com)Persatuan Intelegensia Kristen Indonesia (PIKI) menyelenggarakan malam penganugerahan PIKI Awards 2026 di Grand Studio
Jakarta(harianSIB.com)Kedutaan Besar Singapura di Jakarta membantah informasi yang beredar di media sosial terkait kunjungan peneliti Saiful
Jakarta(harianSIB.com)Dua orang anak Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf, Barbarossa Muhammad Farros dan Gibran Muhammad Fa
Jakarta(harianSIB.com)Pasukan keamanan Yordania menangkap tiga orang tersangka penembakan massal di sebuah gereja Ortodoks Yunani di Karak p
Jakarta(harianSIB.com)Menteri Koordinator Bidang Hilirsasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyikapi pernyataan
Batubara(harianSIB.com)Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana banjir, Polres Batubara menyalurkan sebanyak 105
Batubara(harianSIB.com)Polres Batubara melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Kewilayahan "Patuh Toba 2026" di Lapanga
Medan(harianSIB.com)Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol. Sonny Irawan bersilaturahmi ke Kantor Pengurus Wilayah (PW) Al Jam&039iyatul Washli
Rantauprapat(harianSIB.com)Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Labuhanbatu menggelar rapat evaluasi dan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana h
Medan(harianSIB.com)Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Utara (Sumut) terus mendorong pemerintah kabupaten di Provinsi Sumut untuk terus beke
Medan(harianSIB.com)Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Sonny Irawan, bersilaturahmi ke Keuskupan Agung Medan di Catholic Center, Jalan Matara
Medan(harianSIB.com)Anggota Komisi B DPRD Sumut Salmon Sumihar Sagala SE menyoroti serius pengungkapan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito