Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 05 Mei 2026

Israel Bunuh Kepala Dewan Keamanan Iran

Redaksi - Rabu, 18 Maret 2026 09:52 WIB
1.063 view
Israel Bunuh Kepala Dewan Keamanan Iran
Dok. AP/Bilal Hussein
Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran Ali Larijani di Beirut, Lebanon, pada 13 Agustus 2025.

Teheran(harianSIB.com)

Kepala Dewan Keamanan Iran Ali Larijani dikonfirmasi meninggal dunia di tengah kecamuk perang Iran yang memasuki pekan ketiga.

Konfirmasi tersebut disampaikan langsung oleh Dewan Keamanan Nasional Iran pada Selasa (17/3/2026).

Dilansir dari kompas.com, Israel sebelumnya mengeklaim bahwa Larijani meninggal dalam serangan udara.

Perang di Iran tersebut dipicu oleh serangan gabungan Amerika Serikat (AS) dan Israel pada 28 Februari. Sejak saat itu, Teheran membalas serangan dan menutup Selat Hormuz.

"Jiwa-jiwa suci para martir merangkul jiwa suci hamba Allah yang saleh, Syahid Dr Ali Larijani," kata Dewan Keamanan Nasional Iran.

Dewan tersebut menambahkan bahwa putra Larijani dan pengawal-pengawalnya telah meninggal bersamanya.

"Setelah seumur hidup berjuang untuk kemajuan Iran dan revolusi, ia akhirnya mencapai harapan lamanya, menjawab panggilan ilahi, dan dengan terhormat meraih rahmat kesyahidan di medan pengabdian," tambah dewan tersebut.

Sebelumnya, Menteri Pertahanan Israel Israel Katz mengeklaim Larijani meninggal dalam serangan Senin (16/3/2026) malam.

"Saya baru saja mendapat kabar terbaru dari Kepala Staf bahwa Larijani, Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi, dan kepala Basij, telah dilenyapkan tadi malam," kata Katz dalam pernyataan, Selasa (17/3/2026), dikutip dari AFP.

Lembaga penyiaran publik Israel, Kan, melaporkan bahwa Larijani adalah target percobaan pembunuhan.

Setelah kematian pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, Larijani dianggap sebagai salah satu sosok paling berpengaruh di tubuh pemerintahan Iran.

IDF Beberapa waktu lalu, dia sempat memberi peringatan kepada Presiden AS Donald Trump.

Larijani menyampaikan peringatan usai Trump mengancam akan melancarkan serangan dua kali lebih keras terhadap Iran jika terus menutup Selat Hormuz.

Larijani pun menanggapinya dan menyatakan bahwa Iran tidak sedikit pun gentar dengan ancaman Trump. (*)

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru