Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 13 April 2026

Militer AS Blokade Pelabuhan Iran

Redaksi - Senin, 13 April 2026 10:04 WIB
148 view
Militer AS Blokade Pelabuhan Iran
Freepik
Ilustrasi kapal tanker.

Washington(harianSIB.com)

Militer Amerika Serikat (AS) saat ini akan memulai memblokade seluruh lalu lintas maritim terhadap kapal yang masuk dan keluar dari pelabuhan Iran.

Komando Pusat AS (Centcom) mengumumkan bahwa mereka akan memblokade semua pelabuhan Iran mulai Senin (13/4/2026) pukul 17.30 waktu Iran.

Keputusan itu diambil setelah pembicaraan gencatan senjata AS-Iran di Pakistan berakhir tanpa adanya kesepakatan.

Dikutip dari kompas.com, Senin (13/4/2026), Centcom menyebut blokade itu akan "diberlakukan secara adil terhadap kapal-kapal dari semua negara".

Baca Juga:
Mereka memastikan akan tetap mengizinkan kapal-kapal lain yang berlayar antara pelabuhan non-Iran untuk melintasi Selat Hormuz.

Presiden AS Donald Trump tidak ingin Iran dapat menggunakan Selat Hormuz yang merupakan jalur perairan vital ekspor negara itu.

"Kami tidak akan membiarkan Iran meraup keuntungan dengan menjual minyak kepada pihak-pihak yang mereka sukai," kata Trump dilansir dari NYTimes, Senin (13/4/2026).

Berkaca dari upaya itu, Trump mengulangi taktik yang baru-baru ia gunakan terhadap Venezuela untuk memutus akses negara itu dari sumber pendapatan vital mereka.

Seorang penasihat Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei, Ali Akbar Velayati menyatakan bahwa negaranya tidak akan bergeming dalam kendalinya atas Selat Hormuz.

Dia menekankan bahwa "kunci" menuju Hormuz yang merupakan jalur perairan penting tersebut ada di pihak mereka.

Sementara itu, penasihat senior Mojtaba Khamenei, Mohsen Rezaei menyampaikan Iran memiliki "sarana yang besar dan belum terpakai" untuk melawan blokade AS.

Rezaei juga menegaskan bahwa Iran tidak akan tertekan dengan rencana khayalan seperti itu.

Garda Revolusi Iran (IRGC) telah memperingatkan bahwa "setiap langkah yang keliru akan menjebak musuh dalam pusaran air yang mematikan" di Selat Hormuz.

Dikutip dari AlJazeera, Senin (13/4/2026), mereka menyebut bahwa kapal-kapal militer yang mendekati Selat Hormuz "akan ditindak dengan tegas".

Meski demikian, IRGC memastikan bahwa jalur perairan vital tersebut tetap terbuka untuk penggunaan sipil.

Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, telah menanggapi ancaman Trump dengan menyerukan bahwa ancaman tersebut "tidak akan berpengaruh apa pun terhadap bangsa Iran" dan berjanji untuk "tidak akan tunduk pada ancaman apa pun". (*)

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Biaya Latihan Militer AS-Korsel Capai Rp203 Miliar
Trump Cabut Larangan Transgender Masuk Militer AS
Operasi Militer AS di Seluruh Dunia Terancam Lumpuh
Mulai 1 Januari 2018 Militer AS Terima Transgender
Militer AS Diminta Siap Jika Trump Ambil Opsi Militer ke Korut
Kapal Support Militer AS Sandar di Tanjungwangi
komentar
beritaTerbaru
Militer AS Blokade Pelabuhan Iran

Militer AS Blokade Pelabuhan Iran

Washington(harianSIB.com)Militer Amerika Serikat (AS) saat ini akan memulai memblokade seluruh lalu lintas maritim terhadap kapal yang masuk