KPK Amankan Rp106,3 Miliar dalam Kasus Suap ATR/BPN
Jakarta(harianSIB.com)Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan barang bukti uang tunai senilai total Rp106,3 miliar dalam kasus dugaan
Washington(harianSIB.com)
Militer Amerika Serikat (AS) saat ini akan memulai memblokade seluruh lalu lintas maritim terhadap kapal yang masuk dan keluar dari pelabuhan Iran.
Komando Pusat AS (Centcom) mengumumkan bahwa mereka akan memblokade semua pelabuhan Iran mulai Senin (13/4/2026) pukul 17.30 waktu Iran.
Keputusan itu diambil setelah pembicaraan gencatan senjata AS-Iran di Pakistan berakhir tanpa adanya kesepakatan.
Dikutip dari kompas.com, Senin (13/4/2026), Centcom menyebut blokade itu akan "diberlakukan secara adil terhadap kapal-kapal dari semua negara".
Baca Juga:Mereka memastikan akan tetap mengizinkan kapal-kapal lain yang berlayar antara pelabuhan non-Iran untuk melintasi Selat Hormuz.
Presiden AS Donald Trump tidak ingin Iran dapat menggunakan Selat Hormuz yang merupakan jalur perairan vital ekspor negara itu.
"Kami tidak akan membiarkan Iran meraup keuntungan dengan menjual minyak kepada pihak-pihak yang mereka sukai," kata Trump dilansir dari NYTimes, Senin (13/4/2026).
Berkaca dari upaya itu, Trump mengulangi taktik yang baru-baru ia gunakan terhadap Venezuela untuk memutus akses negara itu dari sumber pendapatan vital mereka.
Seorang penasihat Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei, Ali Akbar Velayati menyatakan bahwa negaranya tidak akan bergeming dalam kendalinya atas Selat Hormuz.
Dia menekankan bahwa "kunci" menuju Hormuz yang merupakan jalur perairan penting tersebut ada di pihak mereka.
Sementara itu, penasihat senior Mojtaba Khamenei, Mohsen Rezaei menyampaikan Iran memiliki "sarana yang besar dan belum terpakai" untuk melawan blokade AS.
Rezaei juga menegaskan bahwa Iran tidak akan tertekan dengan rencana khayalan seperti itu.
Garda Revolusi Iran (IRGC) telah memperingatkan bahwa "setiap langkah yang keliru akan menjebak musuh dalam pusaran air yang mematikan" di Selat Hormuz.
Dikutip dari AlJazeera, Senin (13/4/2026), mereka menyebut bahwa kapal-kapal militer yang mendekati Selat Hormuz "akan ditindak dengan tegas".
Meski demikian, IRGC memastikan bahwa jalur perairan vital tersebut tetap terbuka untuk penggunaan sipil.
Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, telah menanggapi ancaman Trump dengan menyerukan bahwa ancaman tersebut "tidak akan berpengaruh apa pun terhadap bangsa Iran" dan berjanji untuk "tidak akan tunduk pada ancaman apa pun". (*)
Jakarta(harianSIB.com)Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan barang bukti uang tunai senilai total Rp106,3 miliar dalam kasus dugaan
Medan(harianSIB.com)PT PLN (Persero) memperkuat sinergi dengan Komando Daerah Militer (Kodam) I/Bukit Barisan (BB) dalam mendukung ketahanan
Langkat(harianSIB.com)Satuan Reserse Narkoba Polres Langkat mengungkap 33 kasus peredaran narkotika sepanjang Agustus 2026. Dari pengungkapa
Medan(harianSIB.com)Tim Tangkap Buron (Tabur) Intelijen Kejari Mandailing Natal (Madina) dan Kejati Sumut berhasil mengamankan seorang terpi
Tapteng(harianSIB.com)Warga Dusun III, Desa Lumut Maju, Kecamatan Lumut, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), dihebohkan dengan penemuan ses
Medan(harianSIB.com)Tekanan terhadap pasar keuangan berlanjut tercermin dari pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sejalan dengan mem
Kualanamu(harianSIB.com)Bea Cukai Kualanamu menggagalkan upaya penyeludupan emas batangan sebanyak 4 keping seberat 1,522 Kg dari seorang ca
Medan(harianSIB.com)Balai Besar Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Medan mendeteksi sebaran asap di sebagian besar wil
Sibolga(harianSIB.com)Tim URC Opsnal Satreskrim Polres Sibolga menangkap terdug pelaku pencurian dengan pemberatan (curat) dengan barang bu
Karo(harianSIB.com)Belum tuntas penanganan kasus dugaan keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMA Negeri 1 Berastagi dan Yayasan Bersama d
Medan(harianSIB.com)Dua pria, SM (45) dan H (32), diringkus petugas Polsek Hamparan Perak, dari kawasan Jalan Jalaluddin, Dusun 2, Desa Sele
Jakarta(harianSIB.com)Perkara dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menjerat mantan Jampidsus Kejaksaan Agung Febrie A