Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 25 April 2026

Pimpinan HKBP Suarakan Perdamaian di Tengah Eskalasi Konflik AS-Iran: Setiap Nyawa Adalah Anugerah

Anwar Lubis - Sabtu, 25 April 2026 15:25 WIB
121 view
Pimpinan HKBP Suarakan Perdamaian di Tengah Eskalasi Konflik AS-Iran: Setiap Nyawa Adalah Anugerah
Foto: Dok/hkbp.or.id
Ephorus HKBP, Pdt Dr Victor Tinambunan MST

Taput(harianSIB.com)

Meningkatnya eskalasi konflik bersenjata antara Amerika Serikat dan Iran yang mengancam stabilitas dunia mendapat respons tegas dari pemimpin tertinggi Huria Kristen Batak Protestan (HKBP). Ephorus HKBP, Pdt Dr Victor Tinambunan MST, secara resmi menyuarakan sikap gereja, menolak perang dan tidak berpihak kepada satu negara atau blok militer mana pun.

Pernyataan itu disampaikan Ephorus dalam rekaman yang dikutip dari channel YouTube resmi HKBP, dan langsung mendapat perhatian luas dari jutaan jemaat serta masyarakat di seluruh Indonesia, Sabtu (25/4/2026).

"Kita berdiri teguh di pihak perdamaian, bukan sebagai sikap pasif yang lemah, melainkan sebagai pilihan moral yang berakar pada penghargaan mendalam terhadap martabat setiap insan. Setiap kehidupan adalah anugerah yang tak tergantikan," tegas Pdt Tinambunan.

Ia menegaskan, gereja memiliki mandat untuk menjaga kehidupan, dan karena itu menolak perang sebagai jalan penyelesaian konflik. Kasih, keadilan dan kebijaksanaan, menurutnya, adalah fondasi bagi dunia yang lebih beradab.

Baca Juga:
Ephorus juga mengingatkan dampak perang tidak akan berhenti di perbatasan negara-negara yang bertikai. Bagi jemaat dan masyarakat Indonesia, ancaman itu sudah terasa nyata melalui gejolak harga energi global.

"Bahan bakar terganggu, dampaknya akan ke negara lain juga. Kalau BBM naik, harga naik, ya dampaknya ke situ juga," ujarnya.

Kenaikan harga BBM dunia, ia peringatkan, berpotensi memicu inflasi harga kebutuhan pokok di pasar-pasar tradisional, yang pada akhirnya dapat mendorong meningkatnya angka kriminalitas dan kerawanan sosial di tengah masyarakat yang terhimpit secara ekonomi.

Sikap HKBP ini sejalan dengan perjuangan Paus Leo XIV di kancah internasional, yang tetap berdiri teguh pada pesan perdamaian meski menghadapi tekanan politik dari berbagai pihak. Sinergi antara pimpinan HKBP di Indonesia dan pimpinan umat Katolik di Vatikan ini, menurut pengamat, mengirimkan pesan kuat kepada dunia bahwa agama tidak boleh dijadikan alat untuk menjustifikasi kekerasan.

Pernyataan tegas Ephorus HKBP ini menjadi pengingat, perdamaian memerlukan keberanian yang jauh lebih besar daripada peperangan. Keadilan, kejujuran dan penghormatan terhadap nyawa manusia, dalam pandangan gereja, adalah syarat mutlak yang tidak bisa ditawar demi masa depan Indonesia dan dunia yang lebih beradab (**)

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
beritaTerkait
14 Tim SMP Ikuti Turnamen Bola Voli Open OSIS Cup II SMK Swasta HKBP Pematangsiantar
14 Tim SMP Ikuti Turnamen Bola Voli Open OSIS Cup II SMK Swasta HKBP Pematangsiantar
Buku Marie Claire Barth Dibedah di Siantar, Kiprah Perempuan Jembatani Indonesia-Jerman Disorot
GMKI Toba Bedah Buku Biografi Marie Claire Barth-Frommel, Dorong Literasi dan Iman Mahasiswa
Praeses Pdt Suwandi Sinambela Kukuhkan Pdt Posma Naibaho STh Menjadi Pendeta HKBP Resort Medan Kota
Bakti Sosial Paskah HKBP UAS Medan Beri Sembako, Matras Kasur dan Lemari Pakaian ke Panti Asuhan
komentar
beritaTerbaru