Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 21 September 2026

Gempa 7,4 Guncang Kolombia, 111 Orang Tewas

Redaksi - Selasa, 11 Agustus 2026 09:11 WIB
522 view
Gempa 7,4 Guncang Kolombia, 111 Orang Tewas
Foto harianSIB.com/Rtr
Gempa berkekuatan magnitudo 7,4 mengguncang wilayah barat Kolombia, Senin (10/8/2026).

Cali (harianSIB.com)

Sedikitnya 111 orang meninggal dunia dan 87 lainnya luka-luka setelah gempa berkekuatan magnitudo 7,4 mengguncang wilayah barat Kolombia, Senin (10/8/2026). Tim penyelamat masih mencari warga yang diduga tertimbun reruntuhan bangunan di sejumlah kota.

Survei Geologi Amerika Serikat atau USGS mencatat gempa terjadi pada kedalaman sekitar 107 kilometer. Layanan Geologi Kolombia menyebut peristiwa itu sebagai gempa terkuat yang tercatat di negara tersebut sepanjang abad ke-21.

Pusat gempa berada di sekitar San José del Palmar, Departemen Chocó. Getarannya terasa hingga Cali, Pereira, Manizales dan Quibdó.

Pereira, ibu kota Departemen Risaralda yang merupakan bagian kawasan penghasil kopi Kolombia, menjadi salah satu wilayah dengan kerusakan parah. Sebuah bangunan empat lantai dilaporkan roboh saat gempa terjadi.

Baca Juga:
Petugas penyelamat, polisi dan warga bergotong royong mengangkat puing menggunakan peralatan seadanya sambil menunggu alat berat untuk menjangkau titik-titik sulit.

Di Kota Cali, pencarian dilakukan di sejumlah bangunan yang rusak dan runtuh. Petugas pemadam kebakaran Mauricio Andrade mengatakan timnya menyelamatkan dua perempuan dewasa dan dua anak dari sebuah bangunan ambruk.

Namun, operasi pencarian masih berlangsung karena dikhawatirkan terdapat warga lain yang terjebak di bawah reruntuhan.

Kerusakan juga terjadi di Manizales. Salah satu menara samping katedral bergaya neo-Gotik di kota itu runtuh dan menebarkan puing ke jalanan.

Di Chocó, proses pendataan korban terkendala gangguan komunikasi. Gubernur Chocó Nubia Carolina Córdoba menyebut sedikitnya 12 orang meninggal dan 84 lainnya luka-luka di wilayah yang sebagian besar merupakan kawasan pedesaan tersebut.

Otoritas penerbangan sipil Kolombia menghentikan sementara operasional sejumlah bandara di wilayah barat, termasuk di Pereira, Manizales, Quibdó, Armenia, Cartago dan Buenaventura. Penutupan dilakukan untuk memastikan kondisi struktur bangunan bandara.

Presiden Kolombia Abelardo De La Espriella menetapkan status darurat nasional. Pemerintah mengerahkan kemampuan negara untuk melindungi warga, menyalurkan bantuan dan menyelamatkan korban yang masih terperangkap.

Layanan Geologi Kolombia mencatat sedikitnya 21 gempa susulan hingga Senin malam. [Perlu verifikasi: jumlah gempa susulan terbaru dari otoritas geologi Kolombia.]

Kolombia berada di kawasan Cincin Api Pasifik yang aktif secara seismik. Operasi penyelamatan masih berlangsung dan angka korban berpotensi berubah seiring pendataan di wilayah terdampak.(**)

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
In Release02, Hansen Teo: Band Medan Berani dan Mampu Bereskperimen
‎Peluang Bisnis Jastip di Medan Raup Omzet Menjanjikan
‎Berburu Kuliner dan Fashion Syar'i Di Medan Halal Fest 4
Warung dan Kios di Pasar 4 Helvetia Deliserdang Terbakar
KSAD Kukuhkan Pengurus DHD BPK 45 Sumut, Mayjen Nur Hasyim: Pengaburan Nasionalisme Berlangsung Sistemik
Sekda Sumut Ikut Touring Sepeda Onthel DHD 45 Sambut HUT RI
komentar
beritaTerbaru