Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 20 September 2026

Bus Pariwisata Bawa Rombongan STM Satahi Kisaran Jatuh ke Jurang di Samosir, 3 Orang Alami Patah Tulang

Redaksi - Minggu, 20 September 2026 10:33 WIB
192 view
Bus Pariwisata Bawa Rombongan STM Satahi Kisaran Jatuh ke Jurang di Samosir, 3 Orang Alami Patah Tulang
Foto: harianSIB.com/Dok
Bus pariwisata bawa rombongan keluarga besar STM Satahi Kisaran mengalami kecelakaan dan masuk jurang di Jalan Lintas Desa Boho, Dusun I, Sianjur Mulamula, Samosir, Sumatera Utara, Sabtu (19/9/2026).

Samosir (harianSIB.com)

Sebanyak 26 penumpang mengalami luka-luka setelah bus penumpang nomor polisi Z 7763 NE mengalami kecelakaan di Jalan Lintas Desa Boho, Dusun I, Kecamatan Sianjur Mulamula, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, Sabtu (19/9/2026) sekitar pukul 13.30 WIB.

Bus yang membawa 32 penumpang tersebut melaju dari arah Sibeabea menuju Pangururan. Kendaraan dikemudikan oleh pria berinisial KW (43), warga Kisaran.

Kecelakaan terjadi ketika bus melintas di Jalan Lintas Boho. Berdasarkan keterangan awal pengemudi, salah satu komponen pengendali kemudi atau stir tiba-tiba mengalami kerusakan hingga patah.

Kondisi tersebut membuat kemudi tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya. Bus pun kehilangan kendali, keluar dari badan jalan, kemudian terjatuh ke arah depan rumah warga dengan kedalaman sekitar 8 meter.

Baca Juga:
Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. Namun, 26 penumpang mengalami luka-luka. Tiga di antaranya mengalami patah tulang, sedangkan 23 lainnya mengalami luka ringan.

Proses evakuasi berlangsung cukup sulit karena sejumlah penumpang terjebak di dalam bus yang mengalami kerusakan berat. Personel Satuan Lalu Lintas Polres Samosir bersama masyarakat sekitar harus masuk ke dalam badan kendaraan untuk membantu para korban keluar.

Perhatian khusus diberikan kepada tiga korban yang mengalami patah tulang. Sebelum dipindahkan, petugas bersama warga membuat penopang sementara menggunakan kayu dan papan untuk menjaga bagian tubuh yang cedera tetap stabil selama proses evakuasi.

Langkah tersebut dilakukan secara hati-hati guna meminimalkan pergerakan pada bagian tubuh yang mengalami cedera hingga korban berhasil dipindahkan ke ambulans.

Seluruh korban kemudian dievakuasi menuju lokasi yang lebih aman dan dibawa ke RSUD Hadrianus Sinaga Pangururan menggunakan ambulans rumah sakit serta kendaraan pendukung dari Polres Samosir.

Kapolres Samosir AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan, bersama Kasat Lantas dan personel Polres Samosir, turun langsung mengecek lokasi kejadian. Polisi juga berkoordinasi dengan puskesmas setempat dan RSUD Hadrianus Sinaga untuk mempercepat proses evakuasi serta penanganan medis para korban.

Plt. Kasi Humas Polres Samosir, Brigpol Gunawan Situmorang, mengatakan penanganan dilakukan dengan cepat untuk memastikan seluruh korban mendapatkan pertolongan medis.

"Kecelakaan tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, namun terdapat 26 orang penumpang mengalami luka-luka yang dievakuasi ke Rumah Sakit Hadrianus Sinaga Pangururan untuk mendapatkan pertolongan medis," ujar Gunawan.

Menurut Gunawan, personel Polres Samosir juga melakukan penyelamatan terhadap sejumlah penumpang yang terjebak di dalam bus.

"Personel Polres Samosir memasuki bus yang sudah terbalik untuk menyelamatkan penumpang yang terjepit dan yang tidak dapat keluar dari bus karena mengalami patah tulang," katanya.

Selain memastikan proses evakuasi berjalan, Kapolres Samosir juga mengunjungi para korban di lokasi kejadian dan RSUD Hadrianus Sinaga Pangururan.

Kapolres memberikan semangat kepada para korban yang selamat. Perhatian juga diberikan kepada masyarakat sekitar, khususnya anak-anak, untuk membantu mengurangi dampak trauma akibat kecelakaan tersebut.

Dalam kesempatan itu, Kapolres turut membagikan cokelat kepada anak-anak yang berada di sekitar lokasi.

Setelah seluruh korban berhasil dievakuasi, Unit Laka Sat Lantas Polres Samosir melanjutkan penanganan untuk mengungkap secara rinci kronologi dan penyebab kecelakaan.

Sopir dan kernet bus masih dimintai keterangan oleh petugas di ruang Unit Laka Sat Lantas Polres Samosir. Polisi juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Sementara itu, penumpang yang kondisinya sehat telah diantar ke tempat yang nyaman di Pangururan untuk beristirahat.

"Saat ini sopir dan kernet bus sedang diambil keterangannya di ruangan Unit Laka Sat Lantas Polres Samosir, sedangkan korban yang sehat sudah diantarkan ke tempat yang nyaman di Pangururan untuk beristirahat," kata Gunawan.

Polres Samosir memastikan penanganan terhadap seluruh korban menjadi prioritas. Sementara itu, penyebab pasti kecelakaan masih dalam proses penyelidikan Unit Laka Sat Lantas Polres Samosir.(*)

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Diduga Peras Kades Berdalih Dana Desa, 4 Oknum Mengaku Wartawan Ditangkap di Samosir
Polisi Ringkus Terduga Pengedar Sabu di Kualuh Hilir
Saksi Sidang Waterfront City Samosir Beberkan Fakta Pembayaran Proyek Dilakukan Sesuai Mekanisme
Adira Finance Hadirkan #TerimaKasihSahabat di Medan
TCCF 2026 Hadirkan 2.000 Peserta Paduan Suara Perebutkan Piala Gubernur Sumut
PLN UP3 Medan Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Puting Beliung di Medan Johor
komentar
beritaTerbaru