Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 03 April 2026

Boyband The East Light Disiksa Fisik dan Verbal

- Jumat, 19 Oktober 2018 22:33 WIB
769 view
Boyband The East Light Disiksa Fisik dan Verbal
The East Light
Seoul (SIB) -Personel The East Light mengaku disiksa fisik dan verbal oleh manajemen dan pengelola boyband muda dari Korea Selatan tersebut. Pengakuan tersebut serta merta menghebohkan industri hiburan di Negeri Ginseng.

Dalam pengakuan di depan publik, Kamis (18/10), anggota band muda itu diperlakukan tidak pada tempatnya oleh CEO Media Line Entertainment Kim Chang Hwan dan oleh produser berinisial A. Penganiayaan dilakukan sejak 2015 hingga sekarang. 

Media setempat memberitakan, A tidak hanya menyerang dan menghukum personel The East Light secara verbal, tetapi juga menampar wajah dan memukul dengan menggunakan tongkat baseball, mikrofon logam dan masih banyak lagi barang-barang lainnya. A pun menjerat leher salah satu personel menggunakan senar gitar dan menariknya dengan kasar setiap kali anggota itu membuat kesalahan dalam penampilannya. 

Publik pun marah karena dilaporkan, Kim Chang Hwan membiarkan tindakan kekerasan tersebut. Ia bahkan ikut melakukan kekerasan secara verbal kepada anggota boyband yang katanya masih di bawah umur tersebut. 

Mendapat perlakuan tak pada tempatnya, lapor ViVa.co.id, Kamis (18/10), personel band berencana membawa masalah ini ke jalur hukum dengan bukti pendarahan dan trauma secara psikologis.

Media Line Entertaiment menanggapi dengan membenarkan kejadian. "Itu kira-kira satu tahun empat bulan yang lalu bahwa kami pertama kali menyadari tindakan kekerasan produser eksekutif The East Light terhadap kelompok tersebut selama pelatihan dan pelajaran mereka. Setelah itu, kami berbicara dengan orangtua anggota untuk menyelesaikan situasi dan kami berjanji bahwa tindakan seperti itu tidak akan pernah terjadi," kata perwakilan The East Light. "Setelah itu, tak ada lagi terjadi tindakan kekerasan terhadap para personel. The East Light juga telah aktif berpromosi."

Dengan insiden tersebut, produser mengambil tanggung jawab penuh atas tindakannya yang salah dan telah menyerahkan pengunduran dirinya. Namun, pihak manajeman membantah keterlibatan CEO Kim Chang Hwan. (T/R10/h)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru