Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 02 Mei 2026

Waria Eurovision Song Contest Jadi Model untuk Brand Karl Lagerfeld

- Kamis, 21 Agustus 2014 13:37 WIB
3.837 view
Waria Eurovision Song Contest Jadi Model untuk Brand Karl Lagerfeld
Conchita Wurst
Los Angeles (SIB)- Conchita Wurst merambah dunia fashion. Setelah memenangi Eurovision Song Contest 2014, yang digelar di Kopenhagen, Denmark, wanita pria tersebut makin laris. Kini Karl Lagerfeld mengontraknya untuk model dalam edisi majalah CR fashion. Conchita Wurst merupakan daya tarik terbaru di dunia fashion. Haute Couture Jean Paul Gaultier yang berlangsung sebulan, memperkenalkan pemenang kontes lagu, Eurovision yang telah bekerja sama dengan desainer ternama Karl Lagerfeld.

 Direktur kreatif dari merek Fendi, Chanel dan label eponymous, Lagerfeld merupakan orang penting di balik kamera. Dia juga yang membuat sebuah iklan untuk merek ternama tersebut.  Carine Roitfeld, editor majalah CR fashion book, yang juga sahabat baik Karl, dipanggil untuk mencari seorang waria asal Austria untuk label Givenchy untuk edisi terbaru CR fashion book. Wurst yang merupakan model dan juga penyanyi waria dipilih Karl untuk menjadi model terbaru. Pria yang miliki jenggot rapih dengan rambut gondrong glossy dalam kehidupan nyata memiliki nama Tom Neuwirth.

 Tidak hanya Wurst yang menjadi model untuk Karl, model yang sedang hamil Ashleigh Good dan model androgini Casey Legler dirancang untuk menjadi model yang dipilih oleh Karl dan timnya. "Aku menciptakan Conchita sebagai tujuan yang sangat panjang, sebenarnya, ini kisah hidup saya" kata Neuwirth. "Aku dibesarkan di sebuah desa kecil Austria, yang cukup konservatif, dan aku adalah anak kecil aneh selalu berpakaian seperti gadis."

Telegraph dan Tempo.Co melansir Conchita Wurst, terpilih menjadi vokalis terbaik pada Eurovision Song Contest 2014, yang digelar di Kopenhagen, Denmark, Sabtu,  10 Mei 2014.

Sesudah diumumkan menjadi pemenang dalam kontes lagu antarnegara Eropa tersebut, Wurst, yang memiliki nama asli Tom Neuwirth, mengatakan, dia memersembahkan kemenangannya kepada orang-orang yang selama ini mengalami diskriminasi. Dalam keterangan persnya, dia juga mengirimkan pesan kemenangannya untuk Presiden Rusia, Vladimir Putin, yang disebutnya telah melakukan diskriminasi dan melarang hak-hak lesbian, gay, biseksual, dan transgender.

Dengan membawakan lagu berjudul Rise Like a Phoenix, Wurst meraih nilai 290. Dia mengalahkan penyanyi Belanda di posisi kedua dengan nilai 238 dan penyanyi Swedia di tempat ketiga dengan nilai 218. Kemenangan Wurst ini cukup mengejutkan karena merupakan kemenangan pertama Austria sejak kontes tersebut digelar pada 1966.

Dalam 10 tahun terakhir, Austria juga baru dua kali lolos ke babak final, karena selalu gagal di babak awal.

Kontes lagu antarnegara Eropa itu kali ini dibayangi krisis politik di Ukraina, yang sempat diwarnai aksi protes dari para penonton terhadap para peserta dari Rusia, The Tolmachevy Sisters. Ketika mereka tampil di babak semi final, sebagian dari kira-kira 10.000 penonton menyoraki, yang antara lain agaknya terkait dengan krisis politik di Ukraina. (t/r9/c)


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru