Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 02 Mei 2026

Nangis Ditanya Soal Penangkapan Anaknya, Jackie Chan: “Saya Sangat Malu dan Patah Hati!”

- Jumat, 22 Agustus 2014 09:57 WIB
1.286 view
Nangis Ditanya Soal Penangkapan Anaknya, Jackie Chan: “Saya Sangat Malu dan Patah Hati!”
Hong Kong (SIB)- Jackie Chan merasa patah hati ketika mendengar kabar, anaknya Jaycee Chan ditangkap Kepolisian Beijing karena kasus narkoba. Sambil berurai air mata, pria berjuluk pangeran kung fu itu mengatakan sangat malu dengan perilaku putranya. “Sebagai public figure, saya sangat malu. Sebagai seorang ayah, aku patah hati," tulisnya seperti diberitakan Female First, Kamis, (21/8).

Seperti diketahui anaknya yang aktor berusia 32 tahun itu dan rekan sesama aktor, Kai Ko (23), ditahan oleh polisi sejak Kamis, (14/8) setelah kediamannya digeledah dan ditemukan 100 gram ganja. Karena hal ini, Jackie kecewa dan malu dengan perilaku putranya. Aktor Tiongkok yang populer di Hollywood itu menuliskan rasa kecewanya lewat blog pribadi, "Mengenai masalah ini, dengan anakku Jaycee, saya merasa sangat marah dan sangat terkejut.  Jaycee dan saya mengungkapkan permintaan maaf yang mendalam kepada masyarakat!"

Karena perilakunya, lapor ViVa.co.id, Jaycee terancam hukuman penjara tiga tahun lantaran membantu dan bersekongkol dengan pengguna narkoba lainnya. Jackie Chan sebagai ayah tak bisa menutupi rasa kecewanya. Apalagi, ia juga pernah diangkat sebagai duta anti-narkoba oleh otoritas Beijing pada tahun 2009. Meski demikian Jackie mengatakan, ia dan putranya akan menghadapi konsekuensi ini bersama-sama. "Saya berharap semua orang-orang muda akan belajar dari Jaycee dan menjauhi bahaya narkoba. "Saya katakan kepada Jaycee bahwa kau harus menerima konsekuensi ketika kau melakukan sesuatu yang salah. Sebagai ayahmu, aku akan menghadapi masalah ini bersama-sama denganmu."

Pemerintah setempat telah menangkap lebih dari 7.800 tersangka, terkait kasus narkoba tahun ini. Naik 72 persen dari tahun sebelumnya.

Demi membuat para artis menjauhi narkoba, sejumlah 42 perusahaan yang bergerak di industri hiburan, menandatangani kesepakatan dengan Kepolisian Beijing, bahwa mereka akan memasukkan nama artis yang menggunakan narkoba ke daftar hitam. Mereka tidak akan mendapatkan pekerjaan atau kontrak untuk bermain drama atau menyanyi. (t/r9/i)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru