Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 02 Mei 2026

Aerosmith Lakukan Ice Bucket Challenge di Panggung

- Sabtu, 30 Agustus 2014 11:36 WIB
450 view
 Aerosmith Lakukan Ice Bucket Challenge di Panggung
Aerosmith Lakukan Ice Bucket Challenge di Panggung
Texas (SIB)- Ice Bucket Challenge semakin menjadi tren di kalangan selebriti Hollywood tak terkecuali untuk para musisi. Kali ini giliran Aerosmith menjawab tantangan ice bucket challenge di atas panggung setelah menyelesaikan konser mereka di Texas, AS.

Aerosmith ikut berpartisipasi dalam tantangan ini setelah dinominasikan oleh band rock Motley Crue beberapa hari yang lalu.

Aceshowbiz, Kamis (28/8), melaporkan, Aerosmith tidak hanya sekedar memenuhi tantangan menyiram diri dengan air es saja. Namun mereka juga memberikan donasi dari sebagian hasil penjualan tiket konser mereka saat itu.

Dalam video yang diunggah Aerosmith di YouTube tersebut, beberapa kru band mereka terlihat membantu para rocker untuk menyingkirkan perlengkapan band mereka. Sebelum diguyur dengan air es, Steven Tyler, Tom Hamilton, Joey Kramer, Joe Perry, dan ×Brad Whitford juga menantang seluruh kru mereka untuk melakukan tantangan tersebut.

Saat kelima rocker tersebut mulai disiram dengan seember air es para penonton berseru. Para personel Aerosmith pun memberikan reaksi berbeda-beda setelah diguyur air es. Band ini lalu menantang Quentin Tarantino, Fleetwood Mac, Cheap Trick, The Dalai Lama dan juga Slash untuk melakukan ice bucket challenge.

Aerosmith bukan musisi pertama yang melakukan ice bucket challenge di atas panggung usai konser. Beberapa musisi lainnya yakni Motley Crue bersama Def Leppard di Noblesville, Indiana. Tantangan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian atas penyakit amyotrophic lateral sclerosis (ALS) yang bisa menyebabkan kelumpuhan.

Penyakit ALS (amyotrophic lateral sclerosis) yang menimpa Stephen Hawking bisa menimpa siapa saja. Menurut statistik, penyakit ALS ini 90 persen tidak bisa disembuhkan.

ALS adalah penyakit degenerasi saraf motorik yang progresif atau makin lama makin buruk. Saraf pada otot motorik atau pergerakan, mulai dari otak ke sumsum tulang belakang lalu ke otot, mengalami degenerasi atau penuaan. Akibatnya, otot motorik atau otot lurik yang berfungsi sebagai pergerakan tidak dapat menerima perintah otak.

Saraf pada otot motorik atau pergerakan, mulai dari otak ke sumsum tulang belakang lalu ke otot, mengalami degenerasi atau penuaan. Akibatnya, otot motorik atau otot lurik yang berfungsi sebagai pergerakan tidak dapat menerima perintah otak.

Selain itu, pada sumsum tulang belakang tampak pengapuran di bagian samping (lateral). Itu sebabnya, disebut lateral sclerosis. Hingga kini, 90 persen penyebab ALS belum bisa diketahui, sedangkan 10 persen penyebabnya adalah faktor genetis dan lingkungan.

Karena yang terjadi adalah kelainan degeneratif, penyakit ini sering ditemukan pada penderita di atas usia 50 tahun. Tetapi, tidak menutup kemungkinan terjadi pada usia muda. “Bukan orangnya yang menjadi tua, namun sel-sel saraf motorik atau saraf yang bekerja memerintah otot sesuai otak tersebut menjadi tua sebelum waktunya. Hal ini terjadi terus hingga keadaan otot makin memburuk,” ujar dr Taufan seperti disiarkan Femina.Com.

Gejala ALS ditandai oleh melemahnya otot-otot pergerakan yang bekerja atas perintah otak. Tergantung otot mana yang terserang lebih dulu. Misalnya, jika serangan awal terjadi pada jari telunjuk kanan, maka jari ini akan melemah, lalu diikuti ibu jarinya.

Aksi Ice Bucket Challenge untuk mengumpulkan dana bagi penelitian dan pengobatan kasus dimaksud. Caranya, siapa yang menolak tantangan wajib mendonasikan minimal 10 dolar AS tapi siapa yang bersedia melakukannya berhak mendonasikan minimal 1 dolar AS. (t/r9/f)


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru