Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 01 April 2026

Miss Myanmar Buron, Larikan Mahkota Ratu Kecantikan Rp2,3 Miliar

- Senin, 01 September 2014 09:39 WIB
1.504 view
Miss Myanmar Buron, Larikan Mahkota Ratu Kecantikan Rp2,3 Miliar
Seoul (SIB)- May Myat Noe resmi dinyatakan buron oleh Yayasan Miss Asia Pacific World. Penetapan pada gadis berusia 18 tahun asal Myanmar itu karena hingga Minggu, (3/8), belum mengembalikan mahkota ratu kecantikan Asia - Pasifik seharga 120 ribu poundsterling atau setara Rp2,3 miliar.

Daily Mail melaporkan, May adalah Miss Myanmar yang diutus negaranya mengikuti Miss Asia Pacific World di Seoul, Korea Selatan. Gelar bergengsi tersebut berhasil diperolehnya pada Mei 2014. Beragam hadiah pun diperoleh perempuan yang punya suara merdu tersebut.

Panitia penyelenggara pun berniat menyalurkan bakatnya dengan mengirim ke negeri ginseng tersebut. Selain untuk memperdalam bakat artis, May pun dimungkinkan mempercantik diri dengan biaya maksimal 6.000 pounds atau kisaran Rp116,5 juta.

Sejumlah uang itu dapat digunakan untuk bedah kecantikan. May diminta memilih, operasi payudara atau bedah wajah seperti operasi hidung.  “Kami membicarakan hal tersebut dan dia setuju melakukan operasi pembesaran payudara,” ujar Direktur Media Miss Asia Pacific World David Kim.

Agendanya, May di Korea hanya 10 hari. Tetapi, semua kesepakatan dilanggar May. Bukan cuma 10 hari tapi hingga 3 bulan.

Saat ditanya alasannya tetap tinggal di luar negeri, Kim mengatakan May terus mengelak menyebut alasan sebenarnya. “Dia berbohong dan juga sangat tidak sopan terhadap kami semua yang menjadikannya pemenang. Perilakunya sangat tidak menyenangkan,” tutur Kim.

Selain memakai layanan VVIP, May pun mengajak ibunya untuk mendampinginya. Alhasil, panitia harus menanggung seluruh biaya hingga tiga bulan tersebut. Selain itu, perilaku May pun tidak seperti yang digariskan panitia. Seorang perempuan dengan predikat tercantik di Asia - Pasifik harusnya berbudi luhur tinggi. Tetapi, nilai panitia, May tidak demikian. Walhasil, atas pertimbangan yayasan dan dewan juri, predikat ratu kecantikan dicopot dari May.  Pencopotan tidak hormat dengan alasan perilaku tidak terpuji.

Atas alasan itu, yayasan melaporkan May ke pihak berwajib dan menuntut mahkota Miss Asia Pacific yang bertabur kristal Swarovksi itu untuk dikembalikan.

“Dia mungkin berpikir jika menyimpan mahkota, maka dia akan terus menjadi pemenang. Padahal semua orang tahu bahwa dia sudah dilengserkan,” kata Kim.

Menyusul pencopotan gelar, May diultimatum menyerahkan mahkota ratu kecantikan tapi imbauan tersebut tak juga dilakukan. Yang menghebohkan, May tidak pulang-pulang ke negaranya sebagaimana perjanjian semula. Tiket untuk pulang ke Yangon juga sudah disiapkan. Namun, sang ratu tak menampakkan diri.

Ketika diselidiki lebih lanjut, diketahui bahwa May telah meninggalkan Seoul lebih  awal dari jadwal dan hingga kini tidak bisa dihubungi.

Foto kemenangan May sudah diturunkan dari situs resmi Miss Asia Pacific dan tertulis dethroned alias lengser di sebelah namanya. (t/r9/i)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru