Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 01 April 2026
Soal Foto Tanpa Busana,

Pangeran Harry: Lihat dari Sisi Sebagai Tentara Biasa, Bukan Pangeran

- Rabu, 10 Desember 2014 18:17 WIB
294 view
 Pangeran Harry: Lihat dari Sisi Sebagai Tentara Biasa, Bukan Pangeran
Pangeran Harry mengecat tembok untuk membuat mural saat acara Atlantic Rainforest di Sao Paulo, Brasil.
London (SIB)- Masih ingat skandal foto tanpa busana Pangeran Harry tahun 2012? Dulu, pewaris tahta kerajaan Inggris itu tidak pernah mau berbicara panjang-lebar tentang hal ini. Namun, cowok populer di dunia itu mulai terbuka.

Usmagazine, melaporkan, kepada majalah Man of the World Pangeran Harry mengatakan, "Itu kasus biasa. Sangat sederhana, karena saya melihat diri sendiri sebagai tentara biasa, bukan seorang pangeran."

Pada 2012, Harry menjalani pendidikan militer di Angkatan Udara Inggris. Entah bagaimana, saat itu, foto bugilnya tersebar. Foto itu memperlihatkan dia hanya menutupi auratnya dengan tangan, sementara di belakangnya berdiri seorang wanita.

Tak dinyana, Harry mendapat teguran dari satuannya. Sebab, seorang tentara seharusnya memperlihatkan perilaku baik. Pangeran William, kakaknya, pun menyatakan tidak menyukai hal tersebut. Selain mendapat teguran dari seniornya, Harry juga dikecam William.

Sebelumnya, Pangeran Harry terlibat aksi untuk menyuarakan gerakan anti-AIDS melalui video. Pangeran Harry melakukan kampanye HIV dengan cara mengungkap rahasia paling pribadinya dalam sebuah video.

Video tersebut dibuat untuk memerangi stigma malu membicarakan hal pribadi. Kampanye melalui video ini merupakan ide Sentebale, organisasi yang didirikan Pangeran Harry dua tahun lalu. "Kami ingin menunjukkan dukungan kami dan mengurangi stigma yang berkembang bahwa seseorang tidak harus malu mengungkapkan rahasia pribadi mereka," kata Harry seperti dikutip Tempo.Co.

Pada 1 Desember bertepatan Hari AIDS, Pangeran Harry kampanye melawan stigma. Bersama Nicole Scherzinger, Gemma Arterton dan Paloma Faith merilis video beride dari Sentebale, organisasi yang didirikan Pangeran Harry.

Baginya, seseorang terkadang tahu kondisi dirinya tapi tidak memeriksakan diri karena malu diketahui memiliki penyakit, terutama penyakit kelamin. Harry pun berharap anak-anak yang terindikasi tidak merasa minder dan mengucilkan diri karena sakitnya.

Harry mendirikan organisasi Sentebale di Lesotho dua tahun setelah berkeliling negeri pada 2004. Latar belakang didirikannya Sentebale adalah kemirisan Harry melihat masalah yang dihadapi anak terjangkit AIDS, yatim dan anak-anak cacat. (t/r9/h)







SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru