Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 02 April 2026

Indonesia Ditengarai Pembocor Stand By Me Doraemon ke Dunia Maya

- Selasa, 23 Desember 2014 12:41 WIB
654 view
Jakarta (SIB)- Kabar tak menggembirakan datang dari dunia perfilman. Film teranyar Doraemon yang sedang jadi tontonan paling hot saat ini, Stand By Me Doraemon bocor ke dunia maya. Pembocornya adalah bioskop Indonesia.

Dari file film berformat mp4 yang bocor tersebut, sama persis dengan materi film yang kini sedang tayang di bioskop. Subtitle bahasa Inggris menggunakan font warna kuning, sedang font bahasa Indonesia menggunakan font putih.

Distributor and Marketing Department Jive Entertainment Enrico Fermi, Senin (22/12), mengatakan pihaknya sudah mengetahui materi film animasi terlaris itu bocor ke dunia maya. Namun, ia tak bisa memastikan apa materi film tersebut berasal dari bioskop yang memutar Stand By Me Doraemon. "Kami masih menginvestigasi di mana leak (kebocoran)-nya," kata Enrico seperti disairkan SCTV.

Soal bocornya film dimaksud, dikatakan Enrico, juga sudah diketahui pihak distributor dari Jepang. "Hal ini menjadi concern mereka juga," kata Enrico.

Di dunia maya beredar kabar, akibat film Stand By Me Doraemon bocor, pihak distributor Jepang urung mengedarkan dua film yang sedang dinanti pecinta manga dan anime saat ini, The Last Naruto: The Movie dan versi live action Attack on Titan.

Ditanya soal kabar itu, saat ini pihak Jive Entertainment sedang dalam tahap negosiasi dengan pihak distributor Jepang. "Jadi belum ada kesepakatan ataupun keputusan apa pun," kata Enrico. Namun, dikatakannya juga, peristiwa materi film Stand By Me Doraemon yang bocor menjadi pertimbangan pihak Jepang.

Stand By Me Doraemon beredar di Indonesia sejak 10 Desember lalu. Film tersebut tayang di 20 layar di tiga jaringan bioskop Blitzmegaplex, Cinemaxx, dan Platinum. Setelah seminggu rilis, filmnya mengumpulkan 450 ribu penonton. Belum diketahui dampak kebocoran film ini pada jumlah penonton.

Film karangan Fujiko F Fujio itu menjadi film terakhir sang robot kucing berwarna biru dan kawan-kawannya. Film tersebut mencatat hal spektakuler yakni menjadi film terlaris. Sehari diputar meraup keuntungan sebanyak 4,96 juta dolar AS atau sekitar Rp 61,2 miliar. Jumlah tersebut baru berasal dari tiket masuk saja dan belum dihitung dari sumber penerimaan lain. (t/r9/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru