Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 02 April 2026

Ratu Bokong Terseksi 2014 Ditangkap Polisi Paris karena Tanggalkan Busana

- Minggu, 28 Desember 2014 17:48 WIB
1.913 view
Ratu Bokong Terseksi 2014 Ditangkap Polisi Paris karena Tanggalkan Busana
Indianara Carvalho
Sao Paulo (SIB)- Menutup tahun 2014 digelar pemilihan Miss Bumbum International di Sao Paulo, Brasil. Pemenangnya adalah Indianara Carvalho yang berasal dari Santa Catarina, Brazil. Perempuan yang punya keseksian mengungguli Kim Kardashian itu di grandfinal mengalahkan 14 finalis lainnya pada sesi penilaian akhir Miss Bumbum 2014.

Beda dengan pemilihan yang selama ini digelar, penentuan Miss Bumbum melibatkan sejumlah kota utama di dunia. Salah satunya adalah melakukan pose di tempat-tempat bersejarah dan wisata dunia. Salah satunya, seperti dilakukan sang pemenang, berpose di kompleks Menara Eifel. Saat pose di lokasi wisata internasional itu, terjadi insiden karena Indianara  ditangkap polisi.

Pasalnya, sang model menanggalkan busana di depan keramaian orang. Meski di negara tersebut sangat menjunjung hak pribadi namun aksi Indianara dinilai mengacaukan sistem kepariwisataan karena di lokasi tersebut banyak pengunjung.

Aksi pose di depan publik tersebut menjadi salahs atu dasar penilaian dan—kegiatan ‘nekat’ dimaksud—membuatnya dinobatkan sebagai pemilik bokong paling sensual pada tahun 2014, dan berhasil menyabet hadiah uang sebesar 24.000 dollar AS atau hampir Rp 300 juta untuk kurs saat ini. "Saya ucapkan terima kasih banyak kepada Tuhan atas semua kebahagiaan ini. Saya merasa sangat spesial dan bahagia karena semua orang yang mencintai dan sekaligus percaya kepada saya," tulis Carvalho pada akun Instagram @Indianaracarvalho seperti ditulis Latina Post dan Kompas.Com.

Sama seperti kontestan lain, menjelang malam grandfinal, semuanya melakukan aksi foto di depan publik sesuai tempat wisata yang dipilih. Hasil dari foto tersebut diakumulasikan dengan nilai yang sudah diperoleh dalam pertemuan seluruh finalis.

Meski beroleh tantangan dan menjadi pemenang, Indianara mengaku insiden ditangkap polisi Paris memberikannya pengalaman berharga. Meski terjadi aral tapi Indianara berterima kasih karena polisi Paris tidak menindaklanjuti pelanggaran yang dilakukan oleh Indianara ini ke meja hijau. Aparat setempat hanya memintanya untuk mengalihkan lokasi pemotretan dan penanggalan busana ke tempat lain yang tidak terlalu banyak orang, terutama turis. (t/r9/d)



SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru