Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 11 Juni 2026

Waspada Penyakit Asam Lambung

Redaksi - Minggu, 16 Agustus 2020 17:24 WIB
439 view
Waspada Penyakit Asam Lambung
Asam lambung naik atau penyakit asam lambung bisa dialami oleh orang dewasa maupun anak-anak. Gejala penyakit ini sering diduga sebagai serangan jantung atau penyakit jantung koroner karena gejalanya yang hampir mirip dengan nyeri dada.

Walaupun tidak mematikan seperti serangan jantung, penyakit asam lambung perlu ditangani agar tidak menimbulkan komplikasi.
Asam lambung merupakan salah satu zat yang terdapat di tubuh kita terutama di lambung, fungsinya sendiri adalah untuk membantu melakukan pencernaan makanan yang kita makan sehingga mempermudah untuk dicerna. Namun ketika jumlah asam yang dihasilkan malah terlalu banyak, maka dapat menyebabkan masalah lambung, seperti refluks asam lambung.

Refluks asam lambung adalah aliran balik asam lambung atau naiknya asam lambung ke kerongkongan. Aliran balik asam ini sebenarnya merupakan bagian normal dari pergerakan sistem pencernaan, sehingga refluks asam lambung tidak bisa dikatakan sebagai penyakit.

Namun jika asam lambung jadi sangat sering naik sehingga memunculkan sensasi rasa terbakar di dada dan tenggorokan (heartburn), artinya otot cincin lambung (sfingter) yang berfungsi sebagai katup penahan asam supaya tetap terus di lambung sudah tidak lagi berfungsi dengan baik. Nah, kondisi inilah yang kemudian menyebabkan kamu mengalami sakit asam lambung.

Sakit lambung dikatakan sebagai gastroesophageal reflux disease (GERD) apabila terjadi setidaknya lebih dari dua kali per minggu. Umumnya kondisi ini terjadi setelah kamu mengonsumsi makanan tertentu yang bisa memicu asam lambung naik.

Ciri-Ciri
Gejala yang paling utama dari penyakit asam lambung adalah rasa terbakar pada bagian dada atau yang sering disebut dengan Heartburn. Gejala ini dikarenakan asam lambung yang naik ke bagian atas melewati katup otot esophagus yang normalnya seharusnya asam lambung tetap di sistem pencernaan.

Selain Heartburn, ada beberapa gejala lainnya, antara lain:
Mual, Muntah, Perut terasa kembung, Rasa mengganjal di tenggorokan, Mulut terasa asam atau pahit, Mulut asam dan pahit dikarenakan asam lambung anda yang naik ke bagian atas
Nyeri ulu hati atau nyeri di bagian tengah dada, Sering bersendawa menjadi ciri-ciri asam lambung meningkat

Penyebab
Naiknya asam lambung menyebabkan tidak berfungsinya lower esophageal sphincter (LES), yaitu lingkaran otot pada bagian bawah dari esophagus. LES sendiri berfungsi sebagai pintu otomatis yang akan terbuka ketika makanan/minuman turun ke perut. Penyebab penyakit asam lambung ini biasanya terkait dengan:
Faktor kelebihan berat badan, terlalu banyak mengonsumsi makanan dengan kadar lemak tinggi, terlalu banyak konsumsi kopi, cokelat, minuman keras, dan merokok, keadaan hamil dengan cara perubahan hormon, Banyaknya pikiran atau stres pun bisa membuat LES menjadi tak bekerja dengan baik.

Pengobatan
Ada berbagai macam cara untuk mengobati asam lambung, seperti penanganan oleh diri sendiri dan menggunakan obat khusus penyakit asam lambung. Berikut ini beberapa hal yang bisa dilakukan untuk meredakan gejala penyakit asam lambung:
Makan dengan porsi yang kecil, tetapi sering, berhenti merokok, hindari cokelat, tomat, serta makanan berlemak dan pedas, turunkan berat badan, jika memang diperlukan, tidur menggunakan bantal yang lebih tinggi.

Cara Mencegah
Lakukan hal berikut untuk mencegah naiknya asam lambung, hindari makanan berlemak, hindari makanan asam, batasi asupan cokelat, jauhi makanan pedas, kurangin minuman berkarbonasi, makan dengan porsi kecil.
Orang yang Berisiko
Terdapat beberapa faktor risiko yang dapat menyebabkan risiko penyakit asam lambung menjadi lebih tinggi. Umumnya faktor ini berkaitan dengan hal-hal yang menyebabkan otot LES melemah. Kondisi tersebut, antara lain: sedang hamil, berusia lanjut, mengalami gastroparesis, yakni kondisi melemahnya otot dinding lambung, sehingga pengosongan lambung melambat, scleroderma, yaitu penyakit yang menyerang jaringan ikat, hernia hiatus, yaitu masuknya bagian lambung ke rongga dada seseorang.
Penyakit asam lambung juga bisa menyerang bayi, biasanya terjadi karena otot LES masih dalam tahap pertumbuhan. Gejala asam lambung naik pada bayi, antara lain gumoh atau sendawa setelah menyusu atau makan, penting untuk mewaspadainya jika gejala tak kunjung hilang setelah anak menginjak usia satu tahun. (dream.co.id)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru