Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 11 Juni 2026

Perokok dan Pengguna Vape Lebih Rentan Terinfeksi Gejala Covid-19

Redaksi - Minggu, 20 September 2020 18:07 WIB
490 view
Perokok dan Pengguna Vape Lebih Rentan Terinfeksi Gejala Covid-19
Foto: Pexels
Ilustrasi
Pandemi Covid-19 telah menginfeksi jutaan orang di seluruh dunia. Berbagai upaya pun dilakukan agar penularannya dapat dihentikan.

Pusat Pengendalian Penyakit Amerika Serikat (CDC) telah menggambarkan daftar faktor yang menyebabkan seseorang rentan terinfeksi Covid-19. Salah satunya adalah penggunaan zat hirup melalui rokok atau vape.

Risiko terinfeksi gejala Covid-19, lebih rentan pada pengguna vape dalam usia muda. Tim peneliti sebuah studi mengatakan hampir satu dari tiga orang dewasa muda berusia 18 hingga 25 tahun di AS berada pada risiko tinggi terkena gejala Covid-19.

Menyebabkan Cedera Paru-Paru
Merokok dan vaping sama-sama menyebabkan cedera paru-paru yang berbahaya. Penggunaan zat dalam rokok dan vape juga dapat melemahkan sistem kekebalan.

Sebuah studi baru-baru ini menemukan remaja dan dewasa muda yang merokok dan vaping lima kali lebih besar berisiko Covid-19.

Tidak seperti faktor lain, merokok dan vaping secara inheren meningkatkan risiko penularan. Keduanya melibatkan hembusan napas secara paksa. Yang dapat mendorong tetesan pembawa partikel virus.

Gabungan faktor ini menimbulkan ancaman nyata di tempat-tempat berkumpul anak muda. Bahkan di dalam perguruan tinggi dan universitas.

Terlalu Santai Justru Berbahaya
Anak muda cenderung melebih-lebihkan kemampuan mereka dalam mengendalikan situasi saat ini. Menganggap diri tidak terkalahkan.

Tetapi kecenderungan yang sama justru dapat menyebabkan masalah selama pandemi. Pernyataan bahwa anak muda lebih aman dari Covid-19 nyatanya tidak akurat.

Menurut laporan awal dari CDC, satu dari lima orang berusia 20 hingga 44 tahun yang terinfeksi, 2 persen hingga 4 persen memerlukan perawatan intensif.

Memberikan Informasi dan Dukungan
Saat ini hal terbaik yang dapat dilakukan untuk anak muda adalah memberikan informasi akurat tentang risiko yang sebenarnya mereka hadapi.

Orang tua dan profesional kesehatan juga memiliki peran penting dalam hal ini. Banyak anak muda yang berupaya berhenti dari merokok dan vaping. Namun, terkadang mereka masih sulit untuk bertahan. Menyebabkan mereka kembali kepada kebiasaan lamanya.

Orangtua dapat membantu mendukung anak-anak mereka selama tahap tersebut. Para profesional kesehatan juga dapat memberikan masukan atau obat khusus untuk mencegah keinginan mereka untuk merokok dan vaping. (dream.co.id/f)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru